- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
- Polsek Siantan Gelar Nonton Bareng Piala Dunia
- Aneng Minta Cabor Anambas Siapkan Atlit Hadapi Porprov November Mendatang
- Sambut Ulang Tahun Polres Anambas Gotong - royong Bersihkan Rumah Ibadah
- Wali Kota Medan Kerahkan Armada Damkarmat Untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga
Rico Waas Tinjau Warga Terdampak Banjir di Harjosari II, Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi

Keterangan Gambar : Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meninjau warga terdampak banjir di Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, yang mengungsi di Musala Baiturrahman, Jalan Sumber Amal, Rabu (3/12).
MELAYUNEWS.COM, MEDAN - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meninjau warga terdampak banjir di Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, yang mengungsi di Musala Baiturrahman, Jalan Sumber Amal, Rabu (3/12).
Rico Waas menyapa dan berdialog langsung dengan para pengungsi untuk mendengar kondisi dan kebutuhan mereka. Berdasarkan data Kelurahan Harjosari II, terdapat sekitar 81 KK yang mengungsi akibat rumah mereka terendam banjir. Sebagai bentuk perhatian, Wali Kota menyerahkan bantuan logistik berupa nasi bungkus, air mineral, teh, mi instan, dan minyak kayu putih.
Banjir terjadi dini hari sekitar pukul 01.00 WIB setelah Sungai Sei Batuan meluap akibat hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak malam. Di sejumlah gang antara lain Gang Sawah, Siman, Lestari, Solin, dan Yamin air masuk ke rumah warga hingga setinggi sekitar 1,3 meter.
Gang yang sempit dan saluran drainase yang tidak mampu menampung debit air membuat genangan tak kunjung surut. Warga terpaksa mengungsi ke musholla untuk menyelamatkan diri dan barang-barang penting.
Beberapa warga mengeluhkan aktivitas yang terhenti, termasuk anak-anak yang tidak dapat bersekolah. Mereka berharap ada penanganan jangka panjang karena kawasan tersebut kerap menjadi langganan banjir, termasuk banjir besar yang terjadi pada Kamis (27/11/2025).
Mendengar keluhan itu, Rico Waas menyampaikan bahwa Pemko Medan akan terus memantau kondisi warga.
“Kami hadir untuk memastikan kondisi warga baik-baik saja. Semoga air cepat surut dan warga bisa kembali ke rumah masing-masing,” ujar Wali Kota.(SP)


















































