- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
- Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional
- Peresmian 1.061 KMP Nasional, Bobby Nasution Sebut Koperasi Jadi Penguat Ekonomi Rakyat
- PKK Anambas Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip
Pantau Pelaksanaan Vaksinasi di Vihara Samudra Dharma, Amsakar: Jangan Anggap Remeh Covid-19, Vaksin Penting
Vaksinasi Jadi Harapan di Tengah Naik Turunnya Angka Covid-19

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad (tengah), memantau pelaksanaan vaksinasi di area Vihara Samudra Dharma, Tiban Mentarau, Sekupang, Batam, Sabtu (19/6/2021).
KORANBATAM.COM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memantau pelaksanaan vaksinasi wilayah Sekupang yang digelar di area Vihara Samudra Dharma, Tiban Mentarau, Batam, Sabtu (19/6/2021). Vaksinasi ini merupakan kolaborasi Kecamatan Sekupang dan Ikatan Warga Kuantan Singingi (IWAKUSI) Batam.
Pada kesempatan tersebut, Amsakar mengaku bangga dengan antusiasme masyarakat yang ingin divaksin. Tak lupa ia menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri dan juga perangkat Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang telah bertungkus lumus (berjuang keras) menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya ingin sampaikan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya untuk kita semua,” ucap Amsakar.
Ia kembali mengingatkan, bahwa, vaksinasi merupakan salah satu ikhtiar menekan laju pandemi Covid-19. Karena dengan vaksin imun tubuh akan semakin baik. Hal ini tentu berbeda dengan dengan tubuh yang belum divaksin.
“Vaksinasi ini adalah kebijakan negara yang dihadirkan untuk masyarakat sebagai ikhtiar menekan pandemi ini,” kata Amsakar.
Tidak lupa Amsakar bercerita perihal dirinya dan istrinya yang merupakan penyintas (orang yang pernah terpapar) Covid-19. Erlita yang belum divaksin, ketika saat itu cenderung lemah, berbeda dengan Amsakar yang tidak mengalami gejala yang serius.
“Karena pentingnya vaksin ini, mari sukseskan. Jangan anggap remeh Covid, jangan ada hati yang tidak ikhlas untuk divaksin,” pesannya.
Lagipula, masih kata Wakil Wali Kota Batam, vaksin tersebut gratis, berbeda dengan vaksinasi untuk kalangan tertentu yang berbayar. Hal ini membuktikan bahwa, perhatian pemerintah kepada masyarakat cukup besar.
“Yang bapak dan ibu dapatkan ini, gratis. Hanya butuh mengantre dan kita sama-sama lakukan dengan tertib,” ujarnya.
Ia berharap tidak ada lagi perdebatan kontraproduktif perihal vaksin. Terlebih angka Covid-19 kini belum sepenuhnya teratasi. Kolektivitas, kata Amsakar, hendak dapat ditujukan untuk bersama-sama segera bangkit kembali setelah setahun lebih dilanda pandemi.
“Kita semua ingin Batam kembali pulih, aktivitas ekonomi bergerak kembali. Anak-anak belajar lagi di sekolah, pariwisata tumbuh dan lainya sebagainya normal kembali,” tandasnya.
Turut hadir dalam pemantauan pelaksanaan vaksinasi di wilayah Sekupang di antaranya Ketua IWAKUSI Batam yang juga Wakil Ketua 1 Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Batam, Erlita Sari.


















































