- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Prime Natuna EP sukses menggelar pertemuan tatap muka untuk menyosialisasikan rencana kegiatan pencarian cadangan energi baru di perairan Laut Natuna (Natuna Sea Block "A").
Pertemuan tersebut diselenggarakan di hotel Tarempa Beach, Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, pada Rabu (08/07/2026).
Acara dihadiri langsung oleh Bupati Aneng, perwakilan dari pemerintah pusat melalui SKK Migas Sumbagut, Kunto Purbono selaku Koordinator Formalitas dan Komunikasi serta jajaran manajemen Prime Natuna EP, beserta Tokoh adat, perangkat desa, dan instansi terkait.
Dalam pertemuan tersebut dijelaskan, bahwa Kegiatan operasional yang direncanakan ini berfokus pada pencarian potensi minyak dan gas bumi di tiga titik lokasi utama.
"Laba-Laba 1, Bekantan-1, dan Tenggiling South-1. Langkah ini merupakan tahap awal untuk memastikan ketersediaan sumber energi di wilayah tersebut sebelum perusahaan melangkah ke proses produksi massal. Rangkaian aktivitas ini dijadwalkan berlangsung dari bulan Juli hingga Desember 2026 nanti" ujar Andi Kristianto, Community Invesment Manager Prime Natuna EP
Dalam pemaparannya, pihak perusahaan memastikan bahwa seluruh kegiatan akan mengutamakan standar keselamatan kerja tingkat tinggi serta mematuhi seluruh aturan perlindungan lingkungan hidup.
Hal ini mencakup penerapan prosedur keamanan yang ketat dan koordinasi yang intensif dengan berbagai instansi pemerintah agar seluruh aktivitas berjalan lancar dan aman bagi perairan sekitar.
Kegiatan tatap muka ini menjadi wadah keterbukaan informasi dan diskusi hangat antara perusahaan dan warga.
Andri Kristianto juga menegaskan, pentingnya menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat sejak awal.
“Kami berupaya menyampaikan rencana kegiatan kami ini secara terbuka sekaligus mendengarkan masukan dari masyarakat luas. Hal ini sejalan dengan komitmen kami dalam mendorong program sosial yang memberikan manfaat panjang bagi warga,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aneng menyampaikan ucapan terimakasih dan mengapresiasi langkah komunikasi terbuka tersebut.
"Koordinasi yang solid antara pihak perusahaan dengan jajaran pemerintah daerah sangat dibutuhkan demi kemajuan dan kondusivitas wilayah Anambas," tegasnya di hadapan para undangan.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh perwakilan SKK Migas Sumbagut, Koordinator Formalitas dan Komunikasi, Kunto Purbono.
Ia menambahkan bahwa pemerintah mendukung penuh kelancaran kegiatan ini karena pencarian cadangan energi baru di perairan Natuna merupakan langkah penting dalam menjaga ketersediaan energi nasional untuk masa depan generasi penerus.
Selain membahas persiapan operasional kerja, perusahaan juga menegaskan kepeduliannya terhadap warga sekitar melalui berbagai program sosial.
Prime Natuna EP memaparkan sejumlah bantuan pendidikan dan kesehatan yang telah dan akan diberikan, mulai dari pembangunan fasilitas TK Anoa, beasiswa kedokteran, pemasangan sumber listrik tenaga surya di pelosok desa, hingga penguatan fasilitas Posyandu.
Perhatian khusus juga diberikan pada kelestarian alam pesisir Anambas. Selain mendukung konservasi pelestarian penyu, Prime Natuna EP juga membantu perekonomian warga melalui dukungan terhadap
kerajinan lokal Batik Mangrove Genting Pulur. Sebagai bentuk aksi nyata, perusahaan akan menggelar kegiatan menanam pohon bakau (mangrove) bersama warga pada Kamis (09/07/2026) nanti di Pantai Senggalong.
Aksi ini sekaligus ditujukan untuk memeriahkan Peringatan Hari Mangrove Dunia 2026 yang dicanangkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
















































