- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
Kepala Dinas PUPR Anambas Optimis Pembangunan SP II Selesai Tahun Ini

Keterangan Gambar : Kadis PUPR Anambas, Andyguna Hasibuan (kanan) dan Sekretaris PUPR, Isa. Foto/KORANBATAM.COM
KORANBATAM.COM - Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas optimis jika pelaksanaan pembangunan Selayang Pandang (SP) II selesai tahun ini.
“Kita optimis pekerjaan sampai saat ini masih on progress sekitar 70 persen dan kita yakin sebelum akhir tahun sudah selesai, kalau tidak ada kendala cuaca dan ombak tinggi,” kata Andyguna Hasibuan kepada media ini, Senin (21/6/2021).
Andyguna menambahkan bahwa, saat ini menjelang musim angin selatan sehingga dikhawatirkan jika ombak tinggi memengaruhi kapal yang membawa bahan dari jeti Tanjung Momong ke lokasi proyek.
“Mudah-mudahan ombak tidak tinggi, sehingga membawa bahan lancar ke lokasi proyek. Sebab, jika curah hujan tinggi dan ombak kencang, otomatis terkendala dengan pekerjaan,” katanya.
Saat ini, kata dia, pihak penyedia sudah membawa mesin bor karena ada batu ditengah jembatan yang saat memasang tiang pancang tidak bisa masuk. Mesin bor yang didatangkan dari luar tersebut sudah sampai di jeti Tanjung Momong.
“Ada sedikit kendala, makanya tiang pancang belum terpasang di tengah jembatan itu karena ada batu. Pihak penyedia sudah membawa alat bor untuk menembus, sehingga bisa dipasang tiang,” katanya.
Sekedar diketahui, proyek multiyears yang menelan dana Rp77.399.927.768,70 ini merupakan dana sharing dari Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dengan Pemkab Anambas dengan masa kerja selama 3 tahun (2019-2020-2021).
(Jhon/Khairol)















































