- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
- Polsek Siantan Gelar Nonton Bareng Piala Dunia
- Aneng Minta Cabor Anambas Siapkan Atlit Hadapi Porprov November Mendatang
- Sambut Ulang Tahun Polres Anambas Gotong - royong Bersihkan Rumah Ibadah
- Wali Kota Medan Kerahkan Armada Damkarmat Untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga
Gudang Diduga Pengoplosan Minyak dan Gas Elpiji Mulus Beroperasi Belum Tersentuh Hukum

MELAYUNEWS.COM, MEDAN - Oknum mafia minyak bersubsidi dan Gas Elpiji bersubsidi terpantau masih terus eksis dan lancar beroperasi di Marelan, ironisnya belum satupun oknum mafia pengoplosan BBM dan Gas Elpiji bersubsidi tersebut tersentuh hukum.
Pantauan awak media langsung dilokasi tersebut Jumat, (7/2/2025) sekira pukul 17.00 WIB tepatnya di Jala Empat, Gang Sanjaya, Lingkungan 3, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, terlihat ada mobil tangki pengangkut BBM masuk ke gudang 88 berwarna hijau yang diduga dijadikan tempat penyimpanan Gas Elpiji dan BBM jenis minyak solar yang diduga dibackup oknum anggota Marinir inisial Koptu HR dan Serda HM.
“Disini memang tempat minyak oplosan bang, sudah lama beroperasi, sangat aman karena dijaga oknum TNI,” ucap salah satu warga sekitar yang namanya minta tidak dipublikasikan saat diminta keterangan.
Aktivitas gudang tersebut sudah menjadi sorotan tajam berbagai media, namun sampai saat ini para oknum mafia BBM bersubsidi dan gas elpiji masih terus beroperasi.
Ketika awak media mencoba mengkonfirmasi langsung kepada Kapolres Belawan AKBP Janton Silaban, SH, S.I.K., M.K.P., melalui WA nya namun belum menjawab alias hinggga beberapa waktu ditunggu.
Masyarakat berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya pihak Poldasu dan Pomdam I Bukit Barisan agar bertindak tegas dengan menangkap dan melakukan sidak oknum diduga anggota Marinir yang diduga terlibat melindungi usaha para oknum mafia.
Masih dari info masyarakat, gudang gas elpiji dan BBM didugamilik Oknum M dan H, (r/HM/Tim)red


















































