- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Tumbuhkan Perekonomian dan Pariwisata, Sirkuit Balap Bertaraf Internasional Bakal Dibangun di Batam

Keterangan Gambar : Kepala BP Batam dan juga Walikota Batam Muhammad Rudi (kanan) saling menukar cinderamata kepada Ketua MPR-RI, Bambang Soesatyo, kunjungan kerja meninjau lokasi rencana pembangunan sirkuit balap di kawasan Nongsa, Batam, Kepri, Jumat (4/6/2021).
KORANBATAM.COM - Kota Batam dalam waktu dekat ini akan memiliki sirkuit balap betaraf Internasional. Hal ini dipastikan setelah Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang juga Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI), Bambang Soesatyo, meninjau lokasi rencana pembangunan sirkuit balap bertaraf internasional di kawasan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (4/6/2021).
Dalam peninjauan ini Bambang Soesatyo didampingi oleh Gubernur Provinsi (Kepri) Ansar Ahmad, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam dan juga Walikota Batam Muhammad Rudi, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam Sudirman Saad, dan IMI Provinsi Kepri.
Bambang Soesatyo mengatakan, sirkuit ini nantinya akan terintegrasi dengan berbagai bidang di Batam, salah satunya adalah sektor pariwisata.
“Lahan yang sudah kami tinjau sudah bagus dari berbagai aspek, terutama dari geografis yang berdekatan dengan negara Singapura dan Malaysia, karena memang target kita adalah wisman dari sana,” ujar Bambang.
Menurutnya, para Wisata Mancanegara (Wisman) yang berasal dari kedua negara tersebut ditujukan untuk kegiatan-kegiatan rutin, seperti pelatihan dan penyaluran hobi dengan menyimpan kendaraan beserta perlengkapannya di Batam.
“Sehingga setiap weekend, mereka tinggal bawa badan saja. Nah, ini yang kita dorong untuk mendukung pariwisata olahraga otomotif dan harus kita optimalkan untuk menyelamatkan devisa negara kita yang selama ini tercurah ke Singapura saat pelaksanaan turnamen F1. Jadi Kepri, khususnya Batam dapat memanfaatkan momentum ini,” kata Bambang.
Sementara Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyambut bahwa, positif rencana tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 154 hektare, yang berdekatan dengan Waduk Nongsa. Menurutnya, rencana pembangunan sirkuit bertaraf internasional ini tidak hanya akan melahirkan pariwisata olahraga otomotif, namun juga wisata perairan yang bisa dilakukan di sekitar waduk.
Muhammad Rudi juga mengatakan, pihaknya telah membebaskan 35 persen lahan di sekitar lokasi untuk mendukung pembangunan sirkuit. Persiapan lainnya juga turut dilakukan untuk memudahkan akses bagi para pengunjung di antaranya, konektivitas jalan, pelabuhan laut dan bandara.
Muhammad Rudi berharap dukungan penuh dapat diberikan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan seluruh pemangku kepentingan yang terkait sehingga dapat dikoordinasikan kepada Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian sebagai Dewan Kawasan Kota Batam.
“Bayangkan saja, jika ini sudah terbangun, berapa banyak wisatawan yang akan berkunjung? Seberapa besar perputaran ekonomi yang terjadi di Kota Batam, khususnya wilayah Nongsa? Multiplier effect-nya akan terasa sekali oleh teman-teman usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kita. Ini yang harus kita jaga dan tingkatkan. Mudah-mudahan semuanya mendukung dan berjalan lancar,” ujarnya.
Sumber: BP Batam


















































