Wujudkan Lansia Sehat dan Mandiri, Bupati Anambas Resmikan Sekolah Lansia Anggrek di Desa Air Asuk
Reporter : MELAYUNEWS.COM 24 Jul 2024, 19:39:06 WIB ANAMBAS
Wujudkan Lansia Sehat dan Mandiri, Bupati Anambas Resmikan Sekolah Lansia Anggrek di Desa Air Asuk

Keterangan Gambar : Bupati Anambas, Abdul Haris saat meresmikan sekolah lanjut usia di Air Asuk.


MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Bupati Kepulauan Anambas, H. Abdul Haris, S.H., M.H., membuka sekaligus meresmikan Sekolah Lansia Anggrek di Desa Air Asuk, Kecamatan Siantan Tengah pada Rabu, 24 Juli 2024.

Tak hanya itu, saat meresmikan sekolah tersebut, Abdul Haris juga mengukuhkan para pengurus dan guru Sekolah Lansia Anggrek.

Dalam sambutannya, Abdul Haris mengatakan bahwa Sekolah Lansia Anggrek tersebut merupakan program pemerintah yang diperuntukkan bagi lanjut usia untuk pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya agar memiliki kekuatan spiritual pengendalian keagamaan, diri, kepribadian, kecerdasan, keterampilan dan akhlak mulia.

Hal itu juga sesuai dengan UU RI Nomor 13 Tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia bahwa sebagai penghormatan dan penghargaan kepada lanjut usia diberikan hak untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, diantaranya adalah pelayanan pendidikan dan pelatihan.

"Adanya sekolah ini, diharapkan nantinya lansia akan mendapatkan informasi, pelatihan dan permainan edukatif tentang kesehatan, keagamaan, sosial budaya dan kewirausahaan untuk mewujudkan lansia sehat dan mandiri," ucapnya.

Selain itu, Abdul Haris juga menyebutkan bahwa, sekolah lansia ini menjadi kebutuhan bagi para lansia dalam menyelesaikan masalahnya, karena lansia bosan dan jenuh dirumah. Sehubungan yang dihadapi para lansia hanyalah rutinitas bahkan rasa sepi dan hanya menunggu anak cucunya pulang sekolah atau bekerja.

Oleh karena itu, Abdul Haris pun mengintruksikan kepada OPD terkait, untuk lebih mengaktifkan lagi program-progam yang berkaitan dengan kesehatan lansia dan membantu dalam hal memfasilitasi tenaga pengajar untuk sekolah lansia serta lebih memperhatikan lagi kesejahteraan para lansia apalagi lansia yang tidak mampu bahkan terlantar.

Abdul Haris juga mengajak lintas sektor yang terlibat agar dapat mendukung dan bekerjasama dalam program kesejahteraan lansia dan berkolaborasi bersama guna mewujudkan sekolah lansia Siantan Tengah yang berkualitas.

"Oleh karena itu saya mengajak kepada camat dan kepala desa untuk mengembangkan lagi kelas kelas baru dan mudah-mudahan sekolah lansia disini dapat dikelola secara baik dan profesional sehingga dapat menjadi contoh bagi desa lainnya," sebutnya.

Maka dari itu, Abdul Haris pun berharap sekolah lansia kedepannya akan lebih dirasakan bagi seluruh lansia yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas. 

Hingga nantinya akan memiliki predikat lansia smart yakni sehat, mandiri, aktif, produktif dan bermartabat sehingga para lansia yang ada di Anambas tidak hanya menjadi objek pembangunan tetapi akan menjadi subjek pembangunan.

"Saya berharap proses belajar mengajar di sekolah lansia ini akan menjadi kegiatan yang menyenangkan. Pelajaran dan pengetahuan yang diberikan semoga sesuai dengan kebutuhan dan membuat bahagia serta tidak akan memberikan beban kepada siswa lansia," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Kepulauan Anambas, Yessy Ariessandy, dalam laporannya mengatakan bahwa peresmian sekolah lansia itu berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia.

Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2021 tentang Strategi Nasional dan Peraturan BKKBN Nomor 13 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Kelompok Kegiatan Bina Keluarga Lanjut Usia.

Yessy menerangkan bahwa sekolah lansia ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku lansia agar tetap sehat, memiliki wawasan serta keterampilan dasar sederhana mengenai bagaimana cara mewujudkan lansia yang sehat secara fisik dan mental serta mampu menjaga diri sehingga menjadi lansia yang mandiri dan bermartabat, hingga akhir hayat memberikan rasa intelektual komunitas.

"Organisasi sekolah mulai dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru-guru kelas itu sesuai dengan tujuh dimensi lansia tangguh yang telah ditetapkan oleh BKKBN," pungkasnya.(Johanda) 





Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

;