- Keracunan Makanan, BGN Tutup Dapur MBG Desa Air Asuk
- Ayub: Pelabuhan Perikanan Antang Bakal Penambah PAD Anambas
- TMMD TNI Manunggal Mulai Digelar di Desa Mubur
- Pansus LKPJ Fokus Bahas Pendapatan Asli Daerah
- Bupati Aneng Berharap Media Jaga Nama Anambas dan Berkontribusi untuk Daerah
- Abdul Hakim Sarankan Perlunya Peningkatan SDM Pengoperasian Alkes di Anambas
- Ketua DPRD Anambas: Turnamen Sepakbola Berdampak Positif Terhadap Pelaku UMKM
- Jajaran Polsek Siantan dapat Pembekalan Bahasa Inggris
- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
Wujud Kebersamaan dan Perkuat Rasa Persaudaraan, Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka Gelar Baksos

Keterangan Gambar : Ikamba Kota Batam menggelar Baksos, bagikan paket sembako kepada warga yang kurang mampu dan juga ke enam panti asuhan di Batam, Senin (1/3/2021).
KORANBATAM.COM - Sebanyak 438 sembako dibagikan oleh Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka (Ikamba) Kota Batam kepada warga yang kurang mampu dan enam panti asuhan di Batam.
Pembagian paket sembako itu merupakan rangkaian kegiatan bakti sosial (Baksos) dan perayaan Imlek 2572 dari Ikamba Kota Batam, yang dilaksanakan pada Senin (1/3/2021) sore.
Ketua Panitia Acara, Mr Ong, mengatakan, sebanyak 438 sembako dibagikan kepada warga kurang mampu yang berada di enam panti asuhan di Kota Batam. Tujuan dari kegiatan ini, kata Mr Ong, ialah selain merayakan hari besar Imlek, kegiatan ini juga sebagai bentuk kehadiran Ikamba Batam untuk berbagi bersama.
“Ini bentuk kehadiran kami, khususnya bagi saudara kita yang kurang mampu. Semoga saja, dengan bantuan ini, dapat sedikit membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang kesusahan,” ujar Mr Ong, Selasa (2/3/2021).
Sementara, ditambahkan Bendahara Ikamba Batam, Rince Meiyi, adapun panti asuhan yang dikunjungi tersebut seperti di Panti Samaria Fao Kasih Bandara mas, Panti Al Aqsho Bengkong, Panti Orang Gila Talitakum Kampung Bagan Tanjung Piayu, Panti Jompo Puri Kebajikan Windsor, Panti Asuhan An Nur Dapur 12 dan Panti Asuhan anak yatim terlantar Nongsa serta dua Paguyuban dari Bangka.
“Lewat momen Imlek ini, kami bersatu membantu saudara kita. Semakin banyak berbuat, tentu akan semakin banyak juga saudara kita yang sejahtera,” ujar Rince.
Ikamba sendiri, kata Rince, tidak ada membeda-bedakan suku, ras dan agama. Semua menjadi satu dibawah Kebhinekaan Tunggal Ika. Kedepan, lanjutnya, kegiatan sosial ini tak hanya di momen Imlek saja, melainkan di seluruh hari besar agama, hari besar negara dan hari besar lainnya yang akan diadakan bansos.
“Ke depan, di bulan Ramadan kita juga akan bagi takjil dan bersih-bersih masjid. Kegiatan ini akan menjadi kalender tahunan kami di Ikamba Kota Batam,” tambah Meiyi.
Sementara itu, Ketua Ikamba Batam, Jupri, mengatakan, bansos ini merupakan rangkaian kegiatan dalam merayakan Imlek dan Cap Go Meh. Ikamba Kota Batam sendiri memiliki anggota lebih dari 7.000 orang.
“Ikamba unik. Seperti ada saudara kita yang sakit, baik itu masyarakat Melayu atau Tionghoa akan berkumpul bersama, tanpa membeda-bedakan suku, rasa dan agama, dan ini yang selalu kita jaga,” ujar Jupri.

Keterangan gambar: Ikamba Kota Batam menggelar Baksos, bagikan paket sembako kepada warga yang kurang mampu dan juga ke enam panti asuhan di Batam, Senin (1/3/2021).
Dikatakan, Penasehat Ikamba Batam, Djohar Arif, mengatakan, dengan adanya kegiatan sosial ini semakin memperkuat rasa persaudaraan, semakin memiliki rasa cinta kepada daerah Batam dan Kepulauan Riau (Kepri). Seperti peribahasa dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.
“Bukan hanya sekedar bantuan, tapi bagaimana sentuhan kasih kepada saudara kita. Harapan saya sebagai pembina warga Bangka untuk jangan pernah bosan dan berhenti berbuat baik untuk kemanusian dan persaudaraan karena ini sebagai wujud dari kebersamaan kita,” kata Djohar.
Kepada seluruh masyarakat Ikamba Batam, Djohar berpesan untuk selalu berbaur bersama warga Batam dan Kepri, saling merangkul saling memberikan dukungan, serta saling membantu masyarakat yang kurang mampu.
“Selama ini, kita banyak juga paguyuban sudah berbuat, namun apa salahnya kami juga mengambil bagian peduli dalam hal ini,” tutupnya.
(ilham)


















































