- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Walikota Batam Lantik Amsakar Achmad Ketua LPTQ

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, melantik Ketua LPTQ masa bakti 2021-2024, dan Dewan STQ VIII Kota Batam, Sabtu (13/3/2021).
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, melantik Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) masa bakti 2021-2024, Sabtu (13/3/2021). Di saat sama, Rudi juga melantik Dewan Hakim Seleksi Tilawatil Quran (STQ) VIII Kota Batam.
Adapun pengurus LPTQ sebanyak 46 orang, sementara Dewan Hakim STQ VIII Kota Batam sebanyak 91 orang. Selama prosesi pelantikan di Kantor Wali Kotan Batam tersebut, protokol kesehatan diterapkan secara ketat, hanya perwakilan saja yang dilantik.
Dalam kesempatan itu, Rudi mengingatkan target juara umum STQ tingkat Provinsi Kepri. Untuk itu, pengurus LPTQ diminta melakukan pembinaan terhadap calon perwakilan Batam di STQ Kepri nantinya.
“Saya ingin piala bergilir bisa dibawa untuk Batam,” kata Rudi.
Selain itu, lanjut Rudi, sebagai Bandar Dunia Madani, Batam juga harus jadi daerah yang kaya akan generasi qurani dan berprestasi. Untuk itu, peran LPTQ sangat penting untuk mencetak kafilah terbaik untuk Batam nantinya.
“Harus secepatnya mempersiapkan langkah-langkah strategis dan konkret. Kita juga sekarang harus berfikir lebih luas lagi agar bisa berkoordinasi dengan LPTQ Provinsi supaya kontribusi kita tak hanya untuk Batam, tapi juga se-Kepri,” ujarnya.
Sementara bagi Dewan Hakim STQ VIII Kota Batam, ia berpesan agar tidak membuat kecurangan dalam STQ tingkat Kota Batam yang digelar 16-20 Maret tersebut. Ia tak ingin ada kabar permainan nilai dan sebagainya demi memenangkan peserta yang tak semestinya menang.
“Kalau menang, katakan menang. Kalau kalah, katakan kalah. Jangan yang harusnya kalah justru dimenangkan,” ujarnya.
Proses di tingkat kota, kata dia, dinilai penting untuk menentukan kafilah Kota Batam yang akan bertanding di STQ tingkat Provinsi Kepri yang digelar April mendatang.
“Semua sudah melalui tahapan, sejak tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota untuk menentukan kafilah Batam nantinya,” kata dia.

















































