- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Walikota Batam dan Kapolresta Barelang Polda Kepri Mediasi Pemilik Tongkang dan Warga Tanjunguma

Keterangan Gambar : Memediasi pengusaha dan warga yang menjadi korban rumahnya dihantam kapal Tongkang di Tanjunguma. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Walikota Batam, Muhammad Rudi memediasi pengusaha dan warga yang menjadi korban rumahnya dihantam kapal Tongkang di Tanjunguma pada Jumat (1/1/2021) kemarin. Rudi memastikan, pihak perusahaan menyanggupi ganti rugi kepada warga.
“Ini musibah bukan kemauan kita. Kita sama-sama berusaha agar permasalahan ini segera selesai,” kata Rudi, saat memimpin pertemuan di Sekolah Dasar (SD) Negeri 04 Tanjunguma, Sabtu (2/1/2021).
Saat memediasi, Rudi didampingi oleh Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Barelang Polda Kepri, AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, SIK, MH, dan sejumlah pejabat lain. Ia meminta masyarakat untuk tidak khawatir karena pihak perusahaan siap mengganti rugi.
“Kalau nanti kapalnya sudah ditarik, jangan khawatir. Sebelah saya ada Pak Kapolres, dan kita minta pihak perusahaan segera menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.
Rudi juga meminta perangkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) serta masyarakat dan perusahaan duduk bersama mendata kerugian yang ada seperti sampan, jaring, hingga rumah. Ia menegaskan, ganti rugi tidak dalam bentuk uang.

Keterangan gambar : Walikota Batam, Muhammad Rudi (kiri) saat meninjau ke lokasi warga yang menjadi korban rumahnya dihantam oleh kapal Tongkang di Tanjunguma pada Jumat (1/1/2021) kemarin. (Foto : istimewa)
“Tapi, apa yang rusak diperbaiki, apa yang roboh dibangun. Kalau ganti uang takut tak cukup bangun rumah atau juga lebih,” kata dia.
Rudi pun meminta pihak pengusaha tidak menunda pergantian kerugian. Ia ingin semua cepat selesai, masyarakat tenang dan pengusaha bisa beraktivitas kembali. Ia juga meminta masyarakat harus rinci dan sama-sama sepakat demi kepuasan bersama ke depannya.
“Jangan ada timbul isu-isu negatif. Kita ingin ini cepat selesai, kerena tidak ada yang mau dapat musibah seperti ini,” tandasnya.
(ril)

















































