- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Wakil Walikota Batam Tinjau Pembangunan Posyandu Kampung Pelita

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan sejumlah pejabat pemerintahan saat meninjau lokasi pembangunan Posyandu Anggrek 20 di Kampung Pelita, Lubukbaja, Selasa (2/2/2021).
KORANBATAM.COM, BATAM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meninjau lokasi pembangunan Posyandu (Pos Pelayanan Keluarga Berencana-Kesehatan Terpadu) Anggrek 20 di Kampung Pelita, Lubukbaja, Selasa (2/2/2021). Rencana pembangunan tersebut sudah diusulkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan, namun masih ada persoalan karena lahan tersebut harus menyeberangi drainase.
“Tadi warga sempat menyampaikan keluhannya, dan langsung kita respons dengan meninjau ke lokasi,” ujar Amsakar di Kompleks Masjid Darul Hikmah, Lubukbaja, Kota Batam.
Ia mengatakan, keberadaan Posyandu dinilai sangat penting karena kinerja Posyandu menjadi terdepan dalam memastikan kesehatan penerus anak bangsa. Ia mengaku akan mencarikan solusi terbaik agar rencana pembangunan itu dapat terealisasi.
“Di lokasi, memang saya lihat ada parit selebar 3 meter dan keluhan masyarakat katanya harus disemen dulu bagian atasnya supaya Posyandu bisa dibangun. Tapi, setelah tadi kita lihat, sepertinya cukup dengan dibangun jembatan saja,” ujar Amsakar.
Hal tersebut juga sebagai antisipasi saat hujan datang. Ia khawatir, jika nantinya dilakukan pengecoran akan menghambat aliran air di drainase dan ancaman banjir bisa saja terjadi. Ia meminta kader Posyandu terus memantau hal tersebut agar rencana pembangunan nantinya bisa terlaksana dengan baik.
“Saya dengar Posyandu ini merupakan terbaik se-Kota Batam. Tapi, selama ini gedungnya masih berstatus sewa. Sekarang lahan sudah ada, harus kita bikin tempat sendiri untuk Posyandu Anggrek 20 ini,” kata dia.
Amsakar meninjau lokasi didampingi langsung Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) Kota Batam Yumasnur, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Herman Rozie, Camat Lubukbaja Novi Harmadiyastuti, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam Rohaizat, dan sejumlah kader Posyandu Anggrek 20.
Respons Pemerintah Kota (Pemko) Batam, melalui Wakil Wali Kota Batam tersebut disambut haru oleh Kader Posyandu Anggerk 20, Suziah. Ia mengungkapkan terima kasih kepada Pemko Batam yang memprioritaskan pembangunan gedung Posyandu tersebut.
“Tadi solusinya bakal dibangun jembatan. Kami bersyukur Pemko Batam sangat cepat merespons permasalahan yang ada di lapangan,” ujarnya.

















































