- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Wakil Walikota Batam Minta Semua OPD Agar Menjaga Arsip

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berikan sambutan dalam acara Sosialisasi Penyelamatan Arsip Negara secara Sistemik dan Terkendali di Hotel Aston, Batam, Selasa (23/2/2021).
KORANBATAM.COM - Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengingatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam terkait pentingnya sebuah arsip. Ia mengungkapkan, arsip adalah dokumen penting yang harus dijaga dan dipelihara.
“Membuat hingga menjaga arsip ini butuh kesadaran bersama, tidak hanya pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan saja,” kata Amsakar saat membuka Sosialisasi Penyelamatan Arsip Negara secara Sistemik dan Terkendali di Hotel Aston, Batam, Selasa (23/2/2021).
Amsakar dalam kesempatan itu juga menggugah kesadaran bagi peserta yang merupakan perwakilan dari semua OPD di Batam tersebut dengan mencontohkan bagaimana sulitnya mencari arsip tentang Raja Ali Haji, Temenggung Abdul Jamal, hingga Raja Isa.
“Bagitu penting arsip itu, tapi sejauh mana kita peduli. Sudah tiba waktunya kita masuk pada pengelolaan arsip yang baik, sehingga kita perlu menyiapkan dari sekarang dan kita harus menyadarinya dan menyiapkan arsip terbaik untuk kepentingan masa depan nantinya,” ujar Amsakar.
Ia bersyukur Batam menjadi percontohan dalam menerapkan aplikasi SIMPAN atau sistem informasi penyelamatan arsip negara bersama Solo, Boyolali, Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Deli Serdang. Dengan adanya aplikasi tersebut, diharapkan pengelolaan arsip di Batam lebih baik lagi.
“Dengan pengelolaan arsip yang baik, kita menciptakan jejak yang baik untuk masa depan Batam. Bagi peserta, ikuti dengan baik. Khusus untuk permasalahan Covid-19 selama ini, juga harus ada arsipnya,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Batam, Samudin, melaporkan bahwa kegiatan tersebut sempat diagendakan 2020 lalu. Namun, karena pandemi Covid-19, ditunda tahun ini. Kegiatan itu, kata dia, dinilai sangat penting karena seluruh arsip yang tercipta adalah tanggung jawab pimpinan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD).
“Tujuan kegiatan ini mewujudkan pengelolaan arsip yang baik sesuai Undang-undang,” kata dia.
Selain itu, kegiatan tersebut juga untuk menambah ilmu pengetahuan tentang kearsipan yang baik sesuai Undang-undang. Adapun kegiatan itu dilaksanakan selama empat hari ke depan.
“Membahas penyelamatan arsip, dilanjutkan proses pengarsipan, dan penyususnan arsiap, uji coba sistem aplikasi simpan,” kata dia.

















































