Travel Bubble Gairahkan Sektor Pariwisata di Kota Batam
Reporter : MELAYUNEWS.COM 24 Jun 2021, 08:44:55 WIB PARIWISATA
Travel Bubble Gairahkan Sektor Pariwisata di Kota Batam

Keterangan Gambar : Sekda Batam, Jefridin Hamid (dua dari kiri), didampingi Kepala DPM-PTSP Batam, Firmansyah, meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Tanjung Buntung, Bengkong, Rabu (23/6/2021).


KORANBATAM.COM - Program vaksinasi gratis di Kota Batam terus digencarkan. Dengan suksesnya vaksinasi tersebut, akan dibuka travel bubble atau koridor perjalanan antar negara di tengah pandemi.

“Vaksinasi terus digencarkan. Bahkan, Juli nanti ditarget sudah mencapai 70 persen warga yang sudah divaksin,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kelurahan Tanjung Buntung, Bengkong, Rabu (23/6/2021).

Ia mengapresiasi antusias warga yang ikut menyukseskan vaksinasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa, dengan tingginya jumlah warga yang divaksin, maka penerapan travel bubble akan dilaksanakan di Batam, Bintan, dan Bali.

“Maka hotel, restoran, supir taksi, dan lainnya kembali bergairah, berkat hidup kembali pariwisata Batam,” ujarnya.

Jika geliat ekonomi di sektor pariwisata mulai bergerak, lanjutnya, maka akan berdampak pada sektor lain termasuk bagi perekonomian warga Batam keseluruhan. Untuk itu, masih katanya, kolaborasi menyukseskan vaksinasi terus dipertahankan demi Batam kembali berjaya.

“Setelah vaksinasi ini, atas nama pimpinan, kami mengajak dan mengimbau bagi warga yang belum divaksin, silahkan lapor ke Lurah maupun Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat. Termasuk juga warga dengan KTP (kartu tanda penduduk) luar daerah,” ajaknya.

Ia juga menyampaikan bahwasanya, sebelum dibukanya travel bubble nanti, warga maupun pelaku pariwisata perlu memiliki imun tubuh yang tinggi. Untuk itu, dengan adanya vaksin tersebut dapat meningkatkan ketahanan tubuh warga.

“Setelah divaksin, tetap terapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” tutupnya.





Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

;