- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
Tingkatkan Telekomunikasi, Kepri Terima Bantuan 78 BTS dari Kementerian Kominfo

Keterangan Gambar : Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat diwawancarai wartawan. (dok)
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menyampaikan jika Provinsi Kepulauan Riau memperoleh bantuan 78 Base Transceiver Station (BTS) dari Kementerian Kominfo untuk meningkatkan pelayanan telekomunikasi di daerah itu.
"Kita ada bantuan dari Kemenkominfo 78 BTS. Ini untuk meningkatkan pelayanan telekomunikasi di Kepri, apalagi daerah kita sebagai daerah perbatasan perlu ditingkatkan infrastruktur telekomunikasi baik internet dan jaringan telekomunikasi lainnya," kata Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Sabtu (20/3/2022).
Ansar juga menyebut jika akses telekomunikasi di Kepri masih banyak butuh perhatian khususnya dipulau-pulau yang tersebar di Kepri. Dia menilai saat ini dengan digitalisasi perlu adanya pemerataan jaringan telekomunikasi sehingga bisa menyentuh seluruh daerah terutama daerah perbatasan dengan negara tetangga.
"Daerah kita Kepulauan sehingga akses internet atau telekomunikasi memang sangat penting menyentuh kemasyarakat terutama pulau perbatasan dengan negara tetangga," ujar dia.
Menurut dia, saat ini akses telekomunikasi sudah merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Ditambah lagi, era digitalisasi perlu peningkatan pelayanan telekomunikasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
" Sekarang ini internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Sekarang semua sudah butuh internet, oleh karena itu perlu kita tingkatkan akses telekomunikasi ini," katanya. (red)



















































