- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
Tingkatkan Telekomunikasi, Kepri Terima Bantuan 78 BTS dari Kementerian Kominfo

Keterangan Gambar : Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat diwawancarai wartawan. (dok)
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menyampaikan jika Provinsi Kepulauan Riau memperoleh bantuan 78 Base Transceiver Station (BTS) dari Kementerian Kominfo untuk meningkatkan pelayanan telekomunikasi di daerah itu.
"Kita ada bantuan dari Kemenkominfo 78 BTS. Ini untuk meningkatkan pelayanan telekomunikasi di Kepri, apalagi daerah kita sebagai daerah perbatasan perlu ditingkatkan infrastruktur telekomunikasi baik internet dan jaringan telekomunikasi lainnya," kata Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Sabtu (20/3/2022).
Ansar juga menyebut jika akses telekomunikasi di Kepri masih banyak butuh perhatian khususnya dipulau-pulau yang tersebar di Kepri. Dia menilai saat ini dengan digitalisasi perlu adanya pemerataan jaringan telekomunikasi sehingga bisa menyentuh seluruh daerah terutama daerah perbatasan dengan negara tetangga.
"Daerah kita Kepulauan sehingga akses internet atau telekomunikasi memang sangat penting menyentuh kemasyarakat terutama pulau perbatasan dengan negara tetangga," ujar dia.
Menurut dia, saat ini akses telekomunikasi sudah merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Ditambah lagi, era digitalisasi perlu peningkatan pelayanan telekomunikasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
" Sekarang ini internet sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Sekarang semua sudah butuh internet, oleh karena itu perlu kita tingkatkan akses telekomunikasi ini," katanya. (red)
















































