- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
- PWI Gelorakan Semangat Berjejaring Organisasi Pers Global South di Belt and Road Journalists Forum 2026
- Wakil Bupati Anambas Peduli Warga Kurang Mampu dan Pembangunan Tempat Ibadah melalui RB&H Foundation
- Respons Cepat Pantau Kualitas Udara, Pemko Medan Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
Tingkatkan Daya Tarik, Pemko Batam Kembali Komitmen Kembangkan Belakangpadang

Keterangan Gambar : Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Musrenbang Kecamatan Belakangpadang, di Gedung Nasional Belakangpadang, Sabtu (20/2/2021).
KORANBATAM.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menegaskan komitmen mengembangkan Kecamatan Belakangpadang. Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, Belakangpadang merupakan wilayah yang memiliki banyak potensi untuk dikembangkan.
“Sesuai arahan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, kami akan bikin Belakangpadang ini semakin cantik,” ujar Amsakar saat menghadiri Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Belakangpadang, di Gedung Nasional Belakangpadang, Sabtu (20/2/2021).
Tahun ini, kata Amsakar, ragam kegiatan dari pemerintah daerah maupun pusat diarahkan ke wilayah yang sarat sejarah ini. Sebut saja pelebaran jalan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Belakangpadang hingga ke Kampung Baru, pengaspalan jalan dari Kampung Baru ke Polsek.
Lalu, lanjutnya, peningkatan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) atau unit sistem desalinasi merubah air laut menjadi tawar dengan anggaran mencapai Rp5 miliar. Penataan sampah yang ditandai dengan revitalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Belakangpadang hingga menghidupkan kembali pasar Belakangpadang.
“Kami akan perbaiki dulu situasi fisik daerah ini, sehingga semakin indah dan semakin berdaya tarik,” jelasnya.
Tidak hanya itu, masih kata Amsakar, Pemko Batam juga bergerak cepat menangani dampak bencana alam di kecamatan ini yakni penanganan longsor di Bat Gajah dan Kampung Jawa melalui Belanja Tidak Terduga (BTT).
“Selain itu, banyak paket kegiatan lain, seperti dari Dinas Pendidikan, Disperkimtan, Dinas Perhubungan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis lainnya,” katanya.
Tidak melulu perihal pembangunan fisik wilayah, kata Amsakar, Pemko Batam tidak lupa memperhatikan pembangunan non fisik.
“Kapasitas pemberdayaan SDM, kami akan tetap berikan pelatihan, meneruskan beasiswa dan secara khusus saya mengajak warga melakukan tindakan pencegahan stunting,” kata dia.


































.jpg)















