- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
Tim SAR dan Gabungan Lakukan Pencarian Nelayan Hilang saat Mencari Umpan

Keterangan Gambar : Tim SAR saat melakukan pencarian terhadap nelayan hilang, Jumat(6/1/2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Salahsatu nelayan asal Siantan dinyatakan hilang karena pompong yang dikendarai nelayan tersebut ditemukan tanpa awak kapal. Kepala Kantor SAR Natuna, Mexianus menceritakan korban pergi melaut dari pulau Nyamuk di tanggal 4 Januari diketahui korban(Ashadi) bermalam di pulau Lintang bersama nelayan lain.
Kemudian di pagi dini hari tanggal 5 Januari 2023 korban berencana berangkat bersama untuk mencari umpan namun korban berangkat terlebih dahulu. Pada sekitar pukul 7.00 WIB ditemukan pompong nelayan tanpa awak yang diyakini pompong korban.
Sekitar pukul 9.40 WIB Pos SAR Anambas menerima laporan dari nelayan Anambas kemudian informasi diteruskan kepada Kantor SAR Natuna untuk di tindaklanjuti. Hingga dengan sore hari (05/01) pukul 17.10 WIB Kantor SAR Natuna melalui Pos SAR Anambas bersama Potensi SAR dari TNI/POLRI, BPBD, HNSI dan masyarakat nelayan telah melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi pompong di temukan yang merupakan titik duga korban hilang.
"Upaya koordinasi dan pencarian telah kita upayakan bersama masyakat nelayan dan TNI/POLRI, BPBD, HNSI. Hingga dengan sore tadi pencarian kita hentikan sementara terkait cuaca dan gelombang yang dilaporkan dari tim di lapangan mencapai 2-4 meter. Namun upaya koordinasi masih kita lakukan dengan pihak instansi terkait, " ujar Mexi saat di konfirmasi, Jumat (6/1/2023). (red )















































