- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
- Bupati Tinjau Rencana Pembangunan Kantor Damkar dan BPBD Sibolangit
- Aksi Bersih-bersih Bupati Anambas bersama Ketua PKK di Taman Bermadah
- TNI-Pemkab Bangun Jembatan di Tumpatan Nibung, Sumur Bor di Emplasmen Kualanamu
- Wagub Surya Tawarkan Potensi Investasi Sumut kepada Duta Besar Belgia
- Satu Langkah Satu Kolaborasi, Bobby Nasution Pacu Enam BUMD Sumut Naik Kelas
- Bobby Nasution Pastikan Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor Dibangun Kembali
- UMKM Medan Dikurasi Uniqlo, Airin Waas Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
- Rico Waas: Inovasi Jangan Sekadar Kejar Penghargaan, Harus Berdampak bagi Masyarakat
- Rico Waas Berbaur Bersama Warga di Gebyar Kemerdekaan Medan Kota
Tekan Inflasi, Pemkab Anambas Gelar Rapat Koordinasi

Keterangan Gambar : Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas, Ody Karyadi
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka Pengendalian Inflasi Tahun 2023 di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Senin (18/09/2023).
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas, Ody Karyadi mengatakan, penanganan inflasi daerah yang melibatkan unsur dari pemerintahan daerah dan FKPD ini, fokus bagaimana menjaga harga barang.
"Untuk Anambas, harga barang itu sangat bergantung sekali pada akses transportasi, itu yang harus kita jaga," ucapnya usai melaksanakan Rakor.
Ia juga menyampaikan, dalam Rakor tersebut dipaparkan tentang kondisi pangan nasional dan paparan tentang harga-harga barang nasional serta langkah-langkah yang mesti segera dilakukan oleh pemerintah daerah khususnya daerah-daerah yang mengalami kenaikan tingkat inflasi.
Tetapi kalau untuk Anambas, lanjutnya, bukan merupakan tingkat penyumbang inflasi, di Anambas masih stabil.
"Kita inikan fluktuatif, dimana harga barang ini sangat bergantung dari supply demand dan kelancaran transportasi, kalau itu lancar, demandnya itu akan berimbang dan harga otomatis akan stabil," ujarnya.
Dijelaskannya, Tarempa ini daerahnya hampir 99 persen barang import dengan kondisi geografisnya lautan tentu ketergantungan transportasi sangat menentukan dan kehadiran Tol Laut sangat membantu dalam musim utara dimana pada musim tersebut kapal-kapal kargo tidak dapat jalan karena pengaruh cuaca.
"Kalau transportasi itu sudah stuck, nah itu yang bahaya, makanya jadi perhatian kita itu pada saat musim utara ini, kapal-kapal kargo ini tidak bisa jalan, andalan kita Tol Laut, ya alhamdulillah Tol Laut ini sangat membantu paling tidak distribusi barang kita melalui kapal itu bisa lancar walaupun sementara," pungkasnya.(Johanda)





































_jpg.jpg)

.jpg)













