- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
SMAN 1 Palmatak Antusias Ikuti Edukasi Siklus Pertumbuhan Bunga Raflesia Hasselti di Batu Tabir

Keterangan Gambar : Siswa-siswi SMA yang ikut serta, tentang siklus pertumbuhan bunga Raflesia.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Manfaatkan libur sekolah untuk belajar luar kelas, siswa-siswi SMAN 1 Palmatak antusias ikuti edukasi siklus pertumbuhan Bunga Raflesia Hasselti di Batu Tabur, Desa Tarempa Selatan, kecamatan Siantan Selatan, kepulauan Anambas.
Didampingi guru-guru dari SMAN 1 Palmatak, siswa siswi yang ikut dalam pembelajaran siklus pertumbuhan dan populasi Raflesia Hasselti, yang dipaparkan langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Seksi Perlindungan, Kelvin.
"Kita sampaikan kepada adik adik dari SMAN 1 jenis Raflesia yang ada di Batu Tabir adalah Raflesia Hasselti. Raflesia Hasselti ini sendiri merupakan satu dari 15-17 jenis Raflesia yang ada di Indonesia" jekas Kelvin. Kamis (05/02/2026)
Kelvin juga menjelaskan kepada siswa siswi SMA yang ikut serta, tentang siklus pertumbuhan bunga yang berasal dari parasit tersebut.
setelah membeeikan penjelasan tentang bunga Raflesia Hasselti tampak para siswa dan guru melakukan sesi foto bersama di hadapan bunga yang dilindungi itu dan dilanjutkan dengan kegiatan memungut sampah plastik.
Susi Susanti, salah satu guru pendamping dari SMAN 1 Palmatak mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara belajar yang menarik, karena siswa siswi yang ikut dapat melihat secara nyata objek yang dibahas.
"Siswa siswi antusias dan belajar serius, dan ini salah satu menambah pengetahuan bagi anak anak didik kami. Kami ucapkan terimakasih kasih kepada bapak yang telah memberikan edukasi kepada kami semua" tutur Susi
Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi Unit VI memberikan himbauan bagi masyarakat yang ingin mengunjungi lokasi tumbuhnya Bunga Raflesia agar melaporkan atau berkordinasi dengan PNS Polhut agar dilakukan pendampingan ke lokasi.(Ferengki).
















































