- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Sempena HUT ke-16, Pemkab Anambas Selenggarakan GPM

Keterangan Gambar : Bupati Anambas, Abdul Haris saat diwawancarai awak media, Minggu (23/6/2024).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan serta bersempena dengan hari jadi Kabupaten Kepulauan Anambas yang ke-16, Pemkab Kepulauan Anambas menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halaman Depan Kantor Disdukcapil pada Minggu, 23 Juni 2024.
Adapun barang yang dijual berupa Sembako yakni, beras, minyak goreng, telur, gula pasir, cabai, bawang dan berbagai macam sayuran.
Terlihat pagi itu banyak masyarakat datang silih berganti memanfaatkan momen ini untuk membeli Sembako.
Dengan diselenggarakannya GPM ini, Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris, S.H, M.H., berharap bisa menekan inflasi di Kabupaten Kepulauan Anambas, apalagi saat ini Anambas sedang diterpa musim ataupun cuaca yang ekstrim.
"Dengan adanya GPM ini, kita berharap dapat menekan inflasi. Walaupun inflasi kita di Kepulauan Anambas ini ya datar-datar air, tidak terlalu tinggi tapi kan kita terus mengantisipasi. Apalagi di Anambas ini sekarang cuacanya cukup ekstrim," ucapnya saat diwawancarai.
Untuk itu, Pemkab Kepulauan Anambas akan terus berupaya dan berpikir bagaimana caranya agar bisa terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat.
Melihat antusias masyarakat terhadap GPM ini, Pemkab Kepulauan Anambas akan terus berupaya dan bekerjasama dengan berbagai stakeholder agar kegiatan seperti GPM ini bisa rutin dilaksanakan.
"Kita akan upayakan untuk bagaimana supaya GPM ini bisa rutin dilaksanakan dan saya sangat senang gembira sekali melihat antusias masyarakat memanfaatkan momen ini," sebutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Perikanan (DPPP) Anambas, Rovaniyadi, mengatakan bahwa stok Sembako yang dipersiapkan dalam GPM ini yakni beras sebanyak 400 karung ukuran 5 Kg, minyak goreng 180 liter, gula pasir 100 Kg, telur ayam 100 papan, bawang merah 20 Kg, bawang putih 10 Kg, cabai merah dan cabai rawit masing-masing 20 Kg.
Dengan harga yang dijual, beras Rp 59.000 per Kg, gula pasir Rp 15.000 per Kg, telur Rp 57.000 per papan, bawang putih Rp 37.000 per Kg, bawang merah Rp 27.000 per Kg dan cabai Rp 80.000 per Kg.
"Jadi selisih harganya itu bervariasi ada yang 8 ribu ada juga yang 20 ribu per kemasan dibandingkan dengan harga normal di pasaran. Ya, disini kita membantu ongkos distribusinya lah," imbuhnya.
Rovaniyadi pun menyampaikan bahwa untuk subsidi GPM ini didapatkan dari hasil kolaborasi dengan Pemprov Kepri, Badan Pangan Nasional dan Bank Indonesia perwakilan Provinsi Kepri.
"Jadi kita ngajukan biaya-biaya distribusi Sembako itu untuk membantu masyarakat disini," terangnya.(Johanda)

















































