- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
Sembari Coffee Morning Lanal Tarempa, Bahas Penegakan Hukum dan Aturan Berlayar

Keterangan Gambar : Lanal Tarempa saat coffee morning bersama instansi lain dan masyarakat, Selasa(30/7).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pasca kejadian Laka Laut KM. Samarinda pada 26 Juli 2024 lalu, Lanal Tarempa mengundang dan mengajak stakeholder unsur maritim untuk berdiskusi dan dengar pendapat terkait penegakan hukum dan aturan berlayar terhadap pengguna jasa transportasi laut.
Bertempat di Gedung Napoleon Lanal Tarempa, Kecamatan Siantan, kegiatan tersebut pun dibungkus dalam acara coffee morning, Selasa (30/7/2024).
Danlanal Tarempa, Letkol Laut (P) Ari Sukmana, S.E., M.Tr. Posal mengatakan bahwa selain untuk menjaga silaturahmi yang telah terjalin selama ini, coffee morning ini juga bertujuan untuk membahas dan mengajak instansi-instansi terkait untuk bekerja sama apabila ada kejadian menonjol di laut seperti Laka laut yang terjadi pada KM. Samarinda.
"Ini harus kita komunikasikan bersama. Jadi apabila ada pelanggaran hukum di laut khususnya di perairan Anambas, TNI AL khususnya bersama jajaran instansi terkait seperti Basarnas, Polairud dan BPBD bisa merespon dengan cepat," ucapnya.
Danlanal Tarempa juga turut mengucapkan bela sungkawa terhadap korban dari peristiwa kecelakaan laut KM. Samarinda yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Saya selaku Danlanal Tarempa beserta seluruh prajurit turut berdukacita atas kecelakaan laut KM. Samarinda. Semoga korban yang telah meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan yang maha esa dan keluarganya diberikan kekuatan," sebutnya.
Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Danlanal Tarempa. Mengingat bahwa Kabupaten Kepulauan Anambas ini 95 persen wilayahnya adalah wilayah laut.
Tak hanya itu, Danlanal Tarempa juga mengungkapkan bahwa pihaknya melalui Babinpotmar dan Danposal yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas akan terus menghimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan dan kelengkapan alat keselamatan seperti Life Jacket saat akan berlayar serta memperhatikan jumlah penumpang dan muatan kapal agar tidak melebihi kapasitas.
"Kami melalui Babinpotmar dan Danposal yang tersebar di seluruh wilayah Anambas, akan terus menghimbau kepada masyarakat agar selalu memperhatikan keselamatan saat akan berlayar," ungkapnya.
Dari hasil diskusi dan dengar pendapat tersebut, Danlanal Tarempa menerangkan bahwa pihaknya bersama instansi terkait sepakat untuk kedepannya akan melakukan dan memberlakukan pendataan terhadap transportasi pengguna laut serta kapal nelayan.
Setelah itu, mereka pun akan memberikan sosialisasi tentang keselamatan berlayar, penegakan aturan hukum pelayaran dan lalu lintas laut serta menertibkan administrasi kelengkapan dokumen kapal.
"Kita akan data semua, setelah itu kita akan berikan sosialisasi. Untuk selanjutnya kita akan menertibkan kelengkapan dokumen kapal," pungkasnya.
Kegiatan ini merupakan langkah Lanal Tarempa dalam menciptakan situasi dan kondisi laut di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas yang aman menuju Kepulauan Anambas Zero Accident.(Johanda).



















































