- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Selain Membangun Kota, Pemko Batam Juga Bangun Wilayah Hinterland
Ratusan Paket Pembangunan di Bulang

Keterangan Gambar : Musrenbang tingkat kelurahan Se-Kecamatan Bulang yang digelar di Pulau Temoyong. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Tidak hanya membangun Mainland (wilayah utama), Pemerintah Kota (Pemko) Batam juga tidak lupa dengan pembangunan di wilayah Hinterland (wilayah-wilayah penyangga) Batam.
Hal ini terungkap saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan Se-Kecamatan Bulang yang digelar di Pulau Temoyong, Rabu (27/1/2021).
“Alhamdulillah perhatian berupa paket kegiatan pembangunan untuk Bulang sangat banyak. Terima kasih Walikota dan Wakil Walikota Batam,” ucap Camat Bulang Nasrun, disambut tepuk tangan perwakilan tokoh seluruh kelurahan di Bulang yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Lanjut Nasrun, pada tahun 2020 sebanyak puluhan paket program dikerjakan di Bulang. Dengan rincian, paket kegiatan di Bulang Lintang sebanyak 17 paket, Pulau Buluh 8 paket, Temoyong 12 paket. Sedangkan Pantai Gelam 17 paket, Batu Legong 14 paket dan Setokok 12 paket.
“Total paket kegiatan tahun 2020 sebanyak 80 paket,” ucap dia.
Puluhan paket tahun 2020 tersebut tidak membuat pembangunan di Bulang berhenti. Tahun 2021 ini yang segera berjalan lebih banyak lagi paket yang dikerjakan.
Di antaranya, optimalisasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Bulanlintang, pemeliharaan ponton pulau buluh, rehab sejumlah sekolah di Bulang, rehab rumah dinas guru, bantuan jaring appolo untuk nelayan, bantuan boat pancung 26 kaki dengan mesin tempel 15 PK untuk nelayan Pantai Gelam dan Batu lengung. Hingga pembangunan jalan kampung teluk air Setokok, pembangunan serbaguna Setokok hingga perpustakaan di Bulang.
“Ini hanya beberapa yang kami sebut,” imbuhnya.
Sementara itu, dalam Musrenbang yang menghimpun rencana kegiatan tahun 2022 kali ini, kelurahan-kelurahan di Bulang kembali mengajukan berbagai kegiatan.
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyebutkan pihaknya tidak akan berhenti untuk berbuat demi kemajuan Batam. Tidak hanya membangun di Pulau Batam, Pemko juga terus melakukan pembangunan di wilayah penyangga.
“Tadi dilaporkan pak camat, ada 80 paket tahun 2020. Sekilas saya baca pada 2021 ini juga, di tiga kecamatan ada 99 program yang akan dikerjakan, belum terhitung di tiga kelurahan lain,” ujar Amsakar.
Di pengantar pidatonya ini, Amsakar menyampaikan salam Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Batam Marlin Agustina Rudi kepada warga Bulang. Keduanya, sedianya ingin sekali hadir bergabung dalam Musrenbang sembari bersilaturahmi dengan warga, namun karena ada kegiatan yang juga penting akhirnya diwakilkan oleh Amsakar.
“Pesan pak Wali, kunci pembangunan Batam ini yakni bersatu. Mari bahu membahu mewujudkan Batam yang semakin hebat,” ajak dia.
Amsakar mengungkapkan gambaran umum lompatan besar yang akan dilakukan di Batam. Di antaranya, kegiatan di kelurahan melalui Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PIK) akan ditambah anggarannya setiap tahun. Tahun 2022 diproyeksikan mencapai Rp 2 miliar perkelurahan, disamping berharap Dana Alokasi Umum (DAU) kelurahan Rp 350 juta rupiah, tetap dikucurkan pemerintah pusat.
“Nah, di Bulang ada enam kelurahan. Artinya Rp 12 miliar rupiah lagi bakal ke Bulang. Maka nikmat tuhan mana lagi yang kita dustakan,” ucap dia.
Tahun 2021 ini, Pemko Batam juga mengembangkan Simpang Barelang, Simpang Basecamp, Simpang Kara, dan jalan utama yang lain. Tidak hanya pembangunan fisik, insentif lebih dari 20 ribu orang akan tetap diberikan dan akan bertambah jika ekonomi semakin membaik. Insentif yang dimaksud yakni insentif rutin yang diberikan kepada imam masjid, guru ngaji, pendeta juga pemuka agama lain, insentif RT/RW, guru swasta hingga kader Posyandu (Pos Pelayanan Keluarga Berencana-Kesehatan Terpadu).
“Kami (Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad), harus menjalankan amanah yang diberikan kepada kami. Kami akan tunjukkan, sehingga warga Batam akan bangga dengan kotanya,” imbuh dia.
Seperti diketahui, pandemi Covid-19 memukul sektor ekonomi. Alhasil, pendapatan daerah juga ikut terseret. Untuk itu, masyakarat diminta untuk tidak berkecil hati jika ada usulan yang belum terkafer Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batam melalui Musrenbang ini.
Di tengah keterbatasan ini, Pemko Batam tidak akan tinggal diam yakni dengan berusaha memaksimalkan segala potensi yang bisa jadi sumber pembangunan di Batam. Seperti mengusahakan ke pemerintah provinsi, pemerintah pusat hingga melibatkan Corporate Social Responsibility (CSR).
Ia bersyukur, kini dengan menjabatnya Wali Kota Batam Muhammad Rudi sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, pembangunan Batam juga bisa didanai BP Batam.
Tidak hanya program yang didanai APBD Batam, berbagai kegiatan lain oleh BP Batam juga bakal dilakukan seperti pembenahan Pelabuhan Batuampar, pembenahan Bandara Hang Nadim, pembangunan infrastruktur. Selain dari Pemko Batam dan BP Batam, flyover di Simpang Kabil juga akan dibangun melalui bantuan pemerintah pusat dan lain-lain.
“Kita bersama-sama bangun Batam, kota yang kita cintai ini,” pungkasnya.
(ril)

















































