- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Sekda Batam Apresiasi Kedatangan Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek di Batam

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Dalam rangka Kunjungan Kerja Dirjen PAUD Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbudristek di Kota Batam, Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M. Pd. Hadir mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi di Hotel Harris Batam Center.
Dengan agenda Refleksi Program Sekolah Penggerak Program Pendidikan Guru Penggerak Implementasi Kurikulum Merdeka, dan Komunitas Belajar, pada Jumat (31/3/2023).
“Izin saya menyampaikan salam dan maaf dari Wali Kota Batam, H. Muhammad Rudi, dan terimakasih kepada Bapak Dirjen Dr. Iwan Syahril, Ph. D. yang berkenan berkunjung,” ucap Jefridin.
Dalam kesempatan tersebut Jefridin menyampaikan, pendidikan anak usia dini di Kepri saat ini separuhnya berada di Kota Batam. Sehingga menurutnya jika proses dan mutu pendidikan di Kepri baik maka di Batam pasti lebih baik.
“Batam ini Pak Dirjen, dari 2,1 jiwa penduduk Kepri, 1,3 jiwa tinggal di Batam. Sehingga separuh pendidikan Kepri ada di Batam begitupun bidang lainnya. Ketika pertumbuhan ekonomi Batam bagus maka di Kepri pasti bagus. Batam pertumbuhan ekonominya tahun 2022 mencapai 6,84 persen, maka ekonomi Kepri turut naik,” ujar Jefridin.
Jefridin berharap melalui kegiatan ini para guru penggerak dan sekolah penggerak mendapatkan informasi, manfaat dan ilmu guna transformasi pendidikan di Indonesia, khususnya di Kepri dan Kota Batam.
“Mudah-mudahan apa yang bapak dan ibu lakukan dan laksanakan hari ini mendapat berkah dari Allah dan dihitung sebagai pahala untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Semoga memberikan pencerahan bagi kita terkusus bagi guru-guru penggerak hebat yang hadir,” kata Jefridin.
Bunda PAUD Kota Batam sekaligus Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina menyampaikan bahwa Merdeka Belajar ialah, bagaimana anak dapat mandiri belajar, dimana pendidikan di Kota Batam sangat memperhatikan anak usia dini.
“Pak Wali Kota Batam melalui Dinas Pendidikan selalu menyediakan anggaran yang tidak boleh diganggu guna pendidikan. Guru penggerak sendiri bagaimana para pengajar dapat menghadapi perubahan-perubahan dunia saat ini, maka pesan untuk terus belajar untuk pendidikan anak-anak Kota Batam yang kita cintai,” ujar Marlin.
Sedangkan Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbudristek, Iwan menyampaikan bahwa Meredeka Belajar itu adalah sebuah upaya pendidikan Indonesia untuk melakukan pembenahan masalah.
“Masalah fokus utama adalah bagaimana krisis pembelajaran yang sudah lama sekali terjadi dan diperparah pandemi. Bagaimana kita bisa tumbuh dan bisa menghadapi krisis pendidikan dan pembelajar yang terjadi di Indonesia,” katanya.
Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/ Kota se- Kepri, guru penggerak PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, dan kepala sekolah penggerak se- Kepri.(mcb/red)

















































