- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Safari Ramadhan di Baloi Kusuma Indah, Amsakar Ajak Kebersamaan Membangun Batam

Keterangan Gambar : Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad saat silaturahmi dengan warga Komplek Baloi Kusuma, Batu Selicin, Batam, Selasa(11/4/2023).
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Membangun kesadaran kolektif, merupakan salah satu poin yang disampaikan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad saat safari Ramadan di Masjid Ar Rahman Komplek Baloi Kusuma Indah Batu Selicin, Lubuk Baja, Selasa (11/4/2023).
"Yang dibutuhkan di Batam membangun energi kolektif, senantiasa meneguhkan spirit positif dan membangun silaturahmi satu sama lain," kata Amsakar.
Kerap ia sampaikan, bahwa pembangunan yang kini masif dilakukan di era Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad salah satunya tidak lepas dari kekuatan kolektif ini.
"Intinya, mari kita terus eratkan kolektivitas ini, salah satunya melalui silaturahmi," ujar dia.
Sejalan dengan harapan ini, Amsakar juga berharap, hendaknya persepsi negatif tidak ditumbuhkembangkan di Batam. Mewujudkan ini, Ramadan merupakan momen terbaik untuk merubah hal tersebut ke arah yang lebih bermanfaat.
"Kalau silaturahmi dapat kita bangun energi positif, saya yakin kita bisa menghindari energi-energi negatif," harap dia.
Lanjut dia, Ramadan 1444 Hijriah memasuki 10 hari terakhir, ia mengajak masyarakat, khususnya umat muslim agar dapat memanfaatkan momen yang tersisa sebaik mungkin untuk mengoptimalkan dalam meraih keberkahan.
"Mari optimalkan 10 hari yang tersisa Ramadan ini sehingga betul-betul mengantarkan kita ke derajat yang taqwa. Lalu pada saatnya nanti kita menjadi insan yang fitri," pungkasnya.(mcb/red)
Editor : Jhon

















































