- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Rudi Pastikan Masalah Banjir Segera Terselesaikan

Keterangan Gambar : Rapat bersama BP Batam dan Kemen PUPR di Kantor Wali Kota Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Walikota Batam, Muhammad Rudi memastikan permasalahan banjir akan segera diselesaikan. Penanganan masalah banjir dan bencana alam lainnya saat ini menjadi prioritas utama Pemko Batam.
“Hari ini kita rapat untuk mencari solusi terbaik, supaya masalah banjir ini bisa terselesaikan,” kata Rudi, usai rapat bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) di Kantor Wali Kota Batam, Senin (4/1/2021).
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak resah, Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama BP Batam dan juga Kementerian PUPR yang menangani persoalan jalan dan sungai komitmen untuk segera menyelesaikan permasalahan banjir tersebut.
Ada sejumlah faktor yang menjadi penyebab utama banjir di Batam, hasil pantauan di lapangan dijelaskannya bahwa, beberapa diantarnya karena drainase yang tidak bisa menampung debit air hujan yang turun dua hari berturut-turut.
Faktor lainnya adalah dikarenakan banyaknya sampah yang menyumbat drainase, sehingga membuat air tidak bisa mengalir dengan lancar. Karena itu pihaknya juga mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan, agar ke depan banjir tidak terjadi lagi.
“Titik banjir yang kita temui banyak sekali, selain masalah drainase juga karena curah hujan kemarin memang tinggi. Bisa dilihat waduk-waduk kita yang penuh,” ucapnya.
Kemudian terkait anggaran penanggulangan banjir, Rudi mengaku saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk menggunakan dana darurat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam 2021. Nilainya saat ini diperkirakan Rp23 miliar rupiah.
“Saya tidak tahu cukup atau tidak, tapi kita upayakan untuk yang prioritas terlebih dahulu. Untuk yang kecil-kecil nanti kita ajak masyarakat untuk sama-sama membersihkan drainase yang tersumbat,” ujarnya.
(ril)

















































