- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
Respon Polsek Bengkong Lakukan Penanganan Kebakaran, 4 Kamar Kos Ludes

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Polsek Bengkong menunjukkan respons yang cepat dalam upaya penanggulangan pemadaman kebakaran di Bengkong Baru, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Peristiwa ini terjadi di kamar kosan Blok D, Nomor 08, RT 003/RW 004, Kelurahan Bengkong Indah, sekitar pukul 15.15 WIB. empat kamar ludes terbakar.
Kebakaran dimulai ketika salah seorang warga bernama Suyadi (59 tahun) melihat api dari ujung salah satu kamar kos-kosan berlantai 2 dan berteriak.
Warga yang mendengar sontak bergegas mencari sumber api dan menghubungi pemilik rumah bernama Agung Sembodo (48 tahun). Namun si jago merah dengan cepat merembet kamar kosan lainnya.
Kendati demikian, berkat kerja keras dari petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan pihak kepolisian dibantu warga setempat, api berhasil dipadamkan sepuluh menit kemudian, tanpa menimbulkan korban jiwa.
Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan bersama Anggota Piket Reskrim dan Batara Biru langsung ke lapangan, dalam menerima segala laporan pengaduan dari masyarakat.
Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Marihot Pakpahan menjelaskan bahwa, petugas yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan jalur dan tempat kejadian perkara (TKP).
“Dugaan sementara konsleting listrik dari stok kontak di dalam kamar kos-kosan (sumber api, red),” ungkap Pakpahan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/8/2024) sore.
Beliau menuturkan, kamar yang terbakar itu ditinggal penghuninya untuk bekerja dalam keadaan stok kontak listrik mati.
Atas peristiwa ini, Pakpahan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama di area yang memiliki potensi kebakaran.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, hanya kerugian materil sekitar kurang lebih Rp30 juta yang dialami pemilik rumah kos,” tukasnya.(red).


















































