- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Respon Polsek Bengkong Lakukan Penanganan Kebakaran, 4 Kamar Kos Ludes

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Polsek Bengkong menunjukkan respons yang cepat dalam upaya penanggulangan pemadaman kebakaran di Bengkong Baru, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Peristiwa ini terjadi di kamar kosan Blok D, Nomor 08, RT 003/RW 004, Kelurahan Bengkong Indah, sekitar pukul 15.15 WIB. empat kamar ludes terbakar.
Kebakaran dimulai ketika salah seorang warga bernama Suyadi (59 tahun) melihat api dari ujung salah satu kamar kos-kosan berlantai 2 dan berteriak.
Warga yang mendengar sontak bergegas mencari sumber api dan menghubungi pemilik rumah bernama Agung Sembodo (48 tahun). Namun si jago merah dengan cepat merembet kamar kosan lainnya.
Kendati demikian, berkat kerja keras dari petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan pihak kepolisian dibantu warga setempat, api berhasil dipadamkan sepuluh menit kemudian, tanpa menimbulkan korban jiwa.
Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Marihot Pakpahan bersama Anggota Piket Reskrim dan Batara Biru langsung ke lapangan, dalam menerima segala laporan pengaduan dari masyarakat.
Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Marihot Pakpahan menjelaskan bahwa, petugas yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan jalur dan tempat kejadian perkara (TKP).
“Dugaan sementara konsleting listrik dari stok kontak di dalam kamar kos-kosan (sumber api, red),” ungkap Pakpahan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/8/2024) sore.
Beliau menuturkan, kamar yang terbakar itu ditinggal penghuninya untuk bekerja dalam keadaan stok kontak listrik mati.
Atas peristiwa ini, Pakpahan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama di area yang memiliki potensi kebakaran.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, hanya kerugian materil sekitar kurang lebih Rp30 juta yang dialami pemilik rumah kos,” tukasnya.(red).

















































