- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
- Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional
- Peresmian 1.061 KMP Nasional, Bobby Nasution Sebut Koperasi Jadi Penguat Ekonomi Rakyat
- PKK Anambas Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip
PWI Kepri Terima Penghargaan Bawaslu dalam Rakor Pengawasan

Keterangan Gambar : Ketua Bawaslu Kepri Zulhadril Putra memberikan piagam kepada dua nara sumber, Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani dan staf pengajar di FISIP Universitas Nusa Cendana (UNDANA) Rudi Rohi. (Foto: Humas Bawaslu Kepri)
MELAYUNEWS.COM, BATAM – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau menerima piagam penghargaan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepri atas partisipasinya sebagai pemateri dalam Rapat Koordinasi Kelembagaan Penguatan Pengawasan Pemilu dan Pilkada 2025.
Piagam diserahkan usai sesi penyampaian materi oleh Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani, dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Pacific Palace, Batam, Selasa (2/12/2025)
Dalam paparannya, Saibansah menegaskan pentingnya profesionalisme jurnalis dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik untuk memastikan pemberitaan pemilu yang akurat, berimbang, dan tidak memicu disinformasi.
Ia menyebut pers sebagai pilar keempat demokrasi yang memiliki peran strategis dalam menjaga ruang publik tetap sehat selama tahapan pemilu.
“Pers memainkan peran penting dalam mengawal iklim demokrasi dalam koridor yang benar,” ujarnya.
Selain PWI, Bawaslu juga menghadirkan akademisi dan pegiat pemilu Dr. Rudi Rohi yang menyampaikan urgensi penguatan kelembagaan pengawas pemilu.
Wakil Dekan II FISIP Universitas Nusa Cendana (UNDANA) itu mendorong agar Bawaslu ditingkatkan menjadi komisi setara KPU agar fungsi pengawasan pemilu semakin kuat.
“Saya mengusulkan agar Bawaslu jangan dikecilkan menjadi badan seperti sekarang. Seharusnya menjadi komisi, seperti KPU, karena Bawaslu menentukan dua dari tiga pilar demokrasi di Indonesia,” ujarnya.
Ketua Bawaslu Kepri, Zulhadril Putra menyebut partisipasi luas berbagai unsur masyarakat sebagai modal penting dalam memperkuat pengawasan partisipatif pada Pemilu dan Pilkada 2025.
“Kami mengapresiasi seluruh narasumber dan peserta yang hadir. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting untuk memastikan penyelenggaraan pemilu yang transparan dan akuntabel,” kata Ketua Bawaslu Kepri, Zulhadril Putra.
Rakor ini diikuti berbagai organisasi masyarakat, lembaga adat, komunitas jurnalis, organisasi kepemudaan, dan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Batam. Setiap peserta mengirimkan dua perwakilan.
Peserta antara lain berasal dari Komunitas Pengawas Partisipatif (KPP) Batam, Universitas Internasional Batam, Universitas Riau Kepulauan, Universitas Putra Batam, Politeknik Negeri Batam, Universitas Ibnu Sina, Universitas Universal, PWNU, PWM, serta sejumlah paguyuban dan organisasi seperti GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Pancasila, ICMI Kepri, FKUB, BKOW, PPDI, PERPAT, dan PSMTI.
Selain itu turut ikut serta organisasi kemahasiswaan seperti GMNI, HMI, PMII, GMKI, GAMKI, IMM, KAMMI, dan PMKRI juga turut hadir. (Red)



















































