- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Pulungan: Kritik Elemen Masyarakat Terhadap Pj Walikota Pekanbaru Dinilai Terlalu Dini

Keterangan Gambar : Pulungan pengurus FPK Kota Pekanbaru. (ist)
MELAYUNEWS.COM, PEKANBARU - Tokoh masyarakat Pekanbaru, Pulungan menyayangkan sikap beberapa elemen masyarakat yang memberikan statmen atau kritik terlalu dini terhadap Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa. Dimana Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa diakitkan dengan tingginya angka pengangguran dan beberapa masalah sosial masyarakat padahal baru menjabat.
" Kita sangat menyayangkan sikap atau statmen adek-adek terhadap Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa yang kita nilai terlalu dini. Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa baru menjabat dan kita menilai kritikan tersebut salah sasaran dan tidak tepat," ujar Pulungan saat diwawancarai melalui selular, Rabu (12/6/2024).
Pulungan menilai sikap dari elemen sebelum mengkritik sebaiknya koreksi terlebih dahulu apa yang dikritiknya. Apalagi dalam suatu jabatan tentunya ada seleksi dan ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.
" Mendagri atau Dirjen di Kemendagri sebelum menunjuk tentunya ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Kita juga bisa menilai seseorang baru saja menjabat sudah dikaitkan masalah tingginya pengangguran apa masuk akal, kritik boleh saja asalkan rasional dan logika," ujarnya.
Sementara salahsatu tokoh masyarakat lainnya, Syahril Abu Bakar menyampaikan, kritik bisa saja dilontarkan namun harus di analisa terlebih dahulu, apakah akar permasalahannya. Selain itu apakah sudah tepat apa yang disampaikan, karena sesuatu hal itu harus dikaji terlebih dahulu sebelum disampaikan ke ranah publik.
"Saya yakin dan percaya pak Risnandar Mahiwa bukan anti kritik. Namun kita sebagai masyarakat harus jeli apa yang layak dikritik apa yang kurang tepat. Saya juga yakin masyarakat Kota Pekanbaru sudah pintar dan tau mana yang baik dan tepat untuk dijadikan pembahasan,"katanya.(red).

















































