- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Polairud Anambas Temukan Kapal Tongkang Tanpa Awak di Perairaan Batu Belah

Keterangan Gambar : Kapal Tongkang tanpa awak diamankan oleh Polairud Anambas.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Kasat Polairud Polres Kepulauan Anambas membenarkan temuan sebuah kapal tanpa awak jenis tongkang yang terombang-ambing di Perairan Desa Batu Belah, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas.
Berdasarkan keterangan Kasat Polairud Polres Kepulauan Anambas, Iptu Gayuh Pambudhi Utomo, S.Tr.K, kapal tanpa awak tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan disekitar lokasi pada, Minggu pagi (23/07/2023) kemudian nelayan tersebut melapor ke Bhabin Polsek Siantan yang ada di Desa Nyamuk.
Iptu Gayuh Pambudhi Utomo mengatakan, setelah mendapat informasi dari nelayan tersebut, beberapa tim dari Polsek dan BPBD turun ke lokasi untuk mengecek kebenarannya dan ternyata memang benar ada kapal tongkang yang tidak berawak terombang-ambing di lokasi tersebut.
Kondisi kapal tongkang tersebut dalam keadaan kosong atau tidak bermuatan cuma jika dilihat dari bentuk kapalnya kemungkinan besar kapal itu adalah kapal tongkang untuk mengangkut minyak.
"Memang benar ada kapal tongkang yang tidak berawak berada disitu, nama kapalnya USJ IX DUMAI, cuma sampai sekarang kami belum tahu siapa pemiliknya," ucap Iptu Gayuh Pambudhi Utomo saat di konfirmasi via seluler oleh awak media ini, Selasa (25/07/2023).
Ia juga mengatakan bahwa, ada Notice To Marine dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) yang belum dapat tembusan jadi belum bisa dipastikan siapa pemiliknya.
"Kemarin ada Notice To Marinenya, cuma dari KSOP dari Syahbandarnya bilang kalau mereka belum dapat tembusan jadi kami belum bisa pastikan kalau memang benar itu pemiliknya atau bukan," ujar Iptu Gayuh Pambudhi Utomo.
Untuk sementara kapal tongkang tersebut masih dijadikan status Quo dan sudah dipasang Police Line dan pihak Polairud juga rutin setiap harinya mengecek keadaan kapal tongkang tersebut agar masyarakat tidak datang lagi untuk menjarah kapal tongkang tersebut.
"Kami sudah mencoba konfirmasi dari pihak Syahbandar, apakah kapal ini sudah ada pemberitahuan kehilangan dari pihak resminya, terus juga sudah kordinasi dengan pihak Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) terkait kerusakan lingkungan yang mungkin ditimbulkan jadi kami juga masih menunggu informasi dari pihak LKKPN apakah ada kerusakan karang yang ditimbulkan di zona tersebut," jelas Iptu Gayuh Pambudhi Utomo.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak menaiki dan menjarah kapal tersebut, ditakutkan owner kapal tersebut membuat laporan dan malah merugikan masyarakat.
"Jangan menaiki kapal tersebut apalagi untuk menjarah barang-barang yang ada disana takutnya nanti malah yang ownernya buat laporan, dan kasihan nanti malah merugikan masyarakat," harap Iptu Gayuh Pambudhi Utomo.(Johanda)

















































