- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
- Bupati Tinjau Rencana Pembangunan Kantor Damkar dan BPBD Sibolangit
- Aksi Bersih-bersih Bupati Anambas bersama Ketua PKK di Taman Bermadah
- TNI-Pemkab Bangun Jembatan di Tumpatan Nibung, Sumur Bor di Emplasmen Kualanamu
- Wagub Surya Tawarkan Potensi Investasi Sumut kepada Duta Besar Belgia
- Satu Langkah Satu Kolaborasi, Bobby Nasution Pacu Enam BUMD Sumut Naik Kelas
- Bobby Nasution Pastikan Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor Dibangun Kembali
- UMKM Medan Dikurasi Uniqlo, Airin Waas Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
- Rico Waas: Inovasi Jangan Sekadar Kejar Penghargaan, Harus Berdampak bagi Masyarakat
- Rico Waas Berbaur Bersama Warga di Gebyar Kemerdekaan Medan Kota
Polairud Anambas Temukan Kapal Tongkang Tanpa Awak di Perairaan Batu Belah

Keterangan Gambar : Kapal Tongkang tanpa awak diamankan oleh Polairud Anambas.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Kasat Polairud Polres Kepulauan Anambas membenarkan temuan sebuah kapal tanpa awak jenis tongkang yang terombang-ambing di Perairan Desa Batu Belah, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas.
Berdasarkan keterangan Kasat Polairud Polres Kepulauan Anambas, Iptu Gayuh Pambudhi Utomo, S.Tr.K, kapal tanpa awak tersebut pertama kali ditemukan oleh nelayan disekitar lokasi pada, Minggu pagi (23/07/2023) kemudian nelayan tersebut melapor ke Bhabin Polsek Siantan yang ada di Desa Nyamuk.
Iptu Gayuh Pambudhi Utomo mengatakan, setelah mendapat informasi dari nelayan tersebut, beberapa tim dari Polsek dan BPBD turun ke lokasi untuk mengecek kebenarannya dan ternyata memang benar ada kapal tongkang yang tidak berawak terombang-ambing di lokasi tersebut.
Kondisi kapal tongkang tersebut dalam keadaan kosong atau tidak bermuatan cuma jika dilihat dari bentuk kapalnya kemungkinan besar kapal itu adalah kapal tongkang untuk mengangkut minyak.
"Memang benar ada kapal tongkang yang tidak berawak berada disitu, nama kapalnya USJ IX DUMAI, cuma sampai sekarang kami belum tahu siapa pemiliknya," ucap Iptu Gayuh Pambudhi Utomo saat di konfirmasi via seluler oleh awak media ini, Selasa (25/07/2023).
Ia juga mengatakan bahwa, ada Notice To Marine dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) yang belum dapat tembusan jadi belum bisa dipastikan siapa pemiliknya.
"Kemarin ada Notice To Marinenya, cuma dari KSOP dari Syahbandarnya bilang kalau mereka belum dapat tembusan jadi kami belum bisa pastikan kalau memang benar itu pemiliknya atau bukan," ujar Iptu Gayuh Pambudhi Utomo.
Untuk sementara kapal tongkang tersebut masih dijadikan status Quo dan sudah dipasang Police Line dan pihak Polairud juga rutin setiap harinya mengecek keadaan kapal tongkang tersebut agar masyarakat tidak datang lagi untuk menjarah kapal tongkang tersebut.
"Kami sudah mencoba konfirmasi dari pihak Syahbandar, apakah kapal ini sudah ada pemberitahuan kehilangan dari pihak resminya, terus juga sudah kordinasi dengan pihak Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) terkait kerusakan lingkungan yang mungkin ditimbulkan jadi kami juga masih menunggu informasi dari pihak LKKPN apakah ada kerusakan karang yang ditimbulkan di zona tersebut," jelas Iptu Gayuh Pambudhi Utomo.
Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak menaiki dan menjarah kapal tersebut, ditakutkan owner kapal tersebut membuat laporan dan malah merugikan masyarakat.
"Jangan menaiki kapal tersebut apalagi untuk menjarah barang-barang yang ada disana takutnya nanti malah yang ownernya buat laporan, dan kasihan nanti malah merugikan masyarakat," harap Iptu Gayuh Pambudhi Utomo.(Johanda)





































_jpg.jpg)

.jpg)













