- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
PLN Ingatkan Pentingnya Koordinasi Terkait Gangguan Kelistrikan

MELAYUNEWS.COM, MEDAN - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara ingatkan pentingnya koordinasi dengan pihak PLN jika ada gangguan kelistrikan. Hal tersebut disampaikan Yudhistira, Humas PLN UID Sumut saat dikonfirmasi media ini Jumat, 9/2/2024 terkait gangguan kelistrikan di Tapanuli Tengah. Beredar informasi timbulnya korban akibat tersengat listrik PLN di desa Janji Maria Kecamatan Sukabangun Kabupaten Tapanuli Tengah beberapa waktu lalu
"Berdasarkan informasi dari unit, saat pelacakan dijumpai mobil truk yang sedang mengangkut alat berat (Beko) dimana informasi yang kami terima dari masyarakat dimana korban dengan sengaja berdiri diatas beko dan menyorong kabel HUTM menggunakan kayu tanpa berkodinasi dengan PLN," ucap Yudhistira.
Ia menyampaikan terkait lokasi yang dimaksud memang lahan gambut, sehingga gangguan bisa saja terjadi pada tiang listrik.
"Kebetulan di desa Janji Maria lahan/tanah gambut, sebelumnya tiang tersebut telah di perbaiki. Hari ini tiang tersebut sudah di eksekusi oleh rekan-rekan kita di daerah," ucapnya.
Ia menghimbau agar masyarakat berhati-hati dan waspada terhadap tegangan tinggi listrik PLN, dan sebaiknya berkoordinasi bila ditemukan gangguan.
"Kita minta masyarakat berhati-hati dan waspada, apabila ditemukan gangguan, jangan bertindak sendiri, karena berbahaya, sebaiknya lapor ke PLN terdekat," ucapnya.
Diketahui dari salah seroang warga Janji Maria, korban yang saat itu mengawal kenderaan berat tersengat listrik saat mengawal alat berat, dan mencoba menggunakan kayu mengangkat kabel listrik PLN, namun naas tiba-tiba korban terjatuh hingga dibawa kerumah sakit, dan dikabarkan akhirnya meninggal dunia 8/2/2024 di salah satu Rumah Sakit Swasta di Pematang Siantar.. (sp)RED
















































