- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
Peternakan Ayam Petelur Perlu Dikembangkan Lagi di Anambas

Keterangan Gambar : Bupati Anambas, Abdul Haris saat meninjau ternak ayam petelur di Desa Temburun, Kec Siantan Timur, Kepulauan Anambas, Kepri. (Kominfo)
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris SH mengunjungi peternakan ayam petelur di desa Temburun, Kecamatan Siantan Timur Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepri, Kamis (15/9/2022).
Bupati Anambas Abdul Haris berharap para peternak telur ayam tersebut lebih giat lagi dengan mengembangkan usaha sehingga kebutuhan telur untuk Kabupaten Kepulauan Anambas tidak lagi didatangkan dari luar Anambas seperti dari Tanjung Pinang dan Batam.
"Kita berharap usaha peternakan telur ayam seperti ini bisa dikembangkan lagi dan nanti kita akan koordinasikan dengan dinas terkait untuk mengembangkan usaha sejenis seperti ini. Hal ini perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga kita di Kabupaten Kepulauan Anambas. Sehingga nantinya setelah berkembang kita tidak lagi mendatangkan telur dari luar Anambas, "kata Bupati.
Sementara peternak ayam petelur, Henri mengatakan, sejauh ini kendala dalam pemasaran telur ayam tersebut tidak ada. Bahkan saat ini pasar sangat banyak membutuhkan namun produksinya yang masih sedikit. Saat ini produksi ayam telur ayam 1 hari rata-rata 1500 per hari.
"Produksi kita masih tergolong sedikit. Kalau mengenai pasar kebutuhan banyak, namun karena sedikit belum bisa mengcover seluruh kebutuhan di Kabupaten Kepulauan Anambas," ujarnya. (red)
















































