- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
Peternakan Ayam Petelur Perlu Dikembangkan Lagi di Anambas

Keterangan Gambar : Bupati Anambas, Abdul Haris saat meninjau ternak ayam petelur di Desa Temburun, Kec Siantan Timur, Kepulauan Anambas, Kepri. (Kominfo)
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris SH mengunjungi peternakan ayam petelur di desa Temburun, Kecamatan Siantan Timur Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepri, Kamis (15/9/2022).
Bupati Anambas Abdul Haris berharap para peternak telur ayam tersebut lebih giat lagi dengan mengembangkan usaha sehingga kebutuhan telur untuk Kabupaten Kepulauan Anambas tidak lagi didatangkan dari luar Anambas seperti dari Tanjung Pinang dan Batam.
"Kita berharap usaha peternakan telur ayam seperti ini bisa dikembangkan lagi dan nanti kita akan koordinasikan dengan dinas terkait untuk mengembangkan usaha sejenis seperti ini. Hal ini perlu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga kita di Kabupaten Kepulauan Anambas. Sehingga nantinya setelah berkembang kita tidak lagi mendatangkan telur dari luar Anambas, "kata Bupati.
Sementara peternak ayam petelur, Henri mengatakan, sejauh ini kendala dalam pemasaran telur ayam tersebut tidak ada. Bahkan saat ini pasar sangat banyak membutuhkan namun produksinya yang masih sedikit. Saat ini produksi ayam telur ayam 1 hari rata-rata 1500 per hari.
"Produksi kita masih tergolong sedikit. Kalau mengenai pasar kebutuhan banyak, namun karena sedikit belum bisa mengcover seluruh kebutuhan di Kabupaten Kepulauan Anambas," ujarnya. (red)



















































