- Ini Penjelasan Panpel AFF Sumut Soal Stadion Teladan Gelar Laga Tanpa Penonton di 2026
- Siloam Medan Clinical Update 2026 Perkuat Standar Penanganan Stroke dan Neurovaskular di Indonesia
- Idul Adha 1447 H, PT Raya Padang Langkat Salurkan Hewan Kurban di Langkat dan Aceh Tamiang
- Makin Panas! Rektorat USU Dituding Campuri Urusan Gereja, Stafsus Menag Diminta Turun ke Medan
- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
Pertumbuhan Ekonomi Anambas Alami Tren Positif

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Kepulauan Anambas pada tahun 2025 menunjukkan tren positif, dan mengalami peningkatan dari triwulan ke triwulan berikutnya.
"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik perkembangan ekonomi kita sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang sangat menggembirakan' dan terus menguat dari triwulan ke triwulan," sebut Aneng dalam acara Musrenbang, Kamis (26/02/2026).
Aneng juga memaparkan secara rinci pertumbuhan ekonomi daerah, dana pada triwulan ketiga tahun 2025 tumbuh hingga mencapai 15,71 persen.
"Pada triwulan pertama ekonomi daerah tumbuh sebesar 2,28 persen. Angka ini kemudian melonjak cukup tinggi, menjadi 12,68 persen pada triwulan kedua. Dan kembali meningkat menjadi 15,71 persen pada triwulan ketiga. Artinya, aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di kepulauan Anambas semakin cepat dan produktif," paparnya.
Selanjutnya, terang Aneng, jika dilihat dari sumber penggeraknya, sektor utama seperti, perikanan, pertanian, dan pemanfaatan sumber daya alam menjadi penopang terbesar, dengan kenaikan yang sangat signifikan.
"2,25 persen pada triwulan pertama dan melonjak hingga 14,46 persen pada triwulan kedua dan naik ke 17,82 persen pada triwulan ketiga, " lanjutnya.
Ia menekankan, moment kebangkitan ekonomi daerah harus dijaga bersama dengan perencanaan pembangunan tahun 2027 yang tepat sasaran, agar kemajuan ekonomi yang diraih benar benar dirasakan oleh masyarakat.(Ferengki).


















































