- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
Pertumbuhan Ekonomi Anambas Alami Tren Positif

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pertumbuhan ekonomi daerah Kabupaten Kepulauan Anambas pada tahun 2025 menunjukkan tren positif, dan mengalami peningkatan dari triwulan ke triwulan berikutnya.
"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik perkembangan ekonomi kita sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren yang sangat menggembirakan' dan terus menguat dari triwulan ke triwulan," sebut Aneng dalam acara Musrenbang, Kamis (26/02/2026).
Aneng juga memaparkan secara rinci pertumbuhan ekonomi daerah, dana pada triwulan ketiga tahun 2025 tumbuh hingga mencapai 15,71 persen.
"Pada triwulan pertama ekonomi daerah tumbuh sebesar 2,28 persen. Angka ini kemudian melonjak cukup tinggi, menjadi 12,68 persen pada triwulan kedua. Dan kembali meningkat menjadi 15,71 persen pada triwulan ketiga. Artinya, aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di kepulauan Anambas semakin cepat dan produktif," paparnya.
Selanjutnya, terang Aneng, jika dilihat dari sumber penggeraknya, sektor utama seperti, perikanan, pertanian, dan pemanfaatan sumber daya alam menjadi penopang terbesar, dengan kenaikan yang sangat signifikan.
"2,25 persen pada triwulan pertama dan melonjak hingga 14,46 persen pada triwulan kedua dan naik ke 17,82 persen pada triwulan ketiga, " lanjutnya.
Ia menekankan, moment kebangkitan ekonomi daerah harus dijaga bersama dengan perencanaan pembangunan tahun 2027 yang tepat sasaran, agar kemajuan ekonomi yang diraih benar benar dirasakan oleh masyarakat.(Ferengki).















































