- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
- PWI Gelorakan Semangat Berjejaring Organisasi Pers Global South di Belt and Road Journalists Forum 2026
- Wakil Bupati Anambas Peduli Warga Kurang Mampu dan Pembangunan Tempat Ibadah melalui RB&H Foundation
- Respons Cepat Pantau Kualitas Udara, Pemko Medan Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
- Viral Video Pesta Narkoboy di Bosar Maligas, Polda Sumut Respon Akan Buru Pelaku
- Wali Kota Medan Dorong Ulos Menembus Pasar Fesyen Dunia
Pemko Batam Tekan Inflasi, Sekda Tinjau Pasar Sembako Murah

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Sekretaris Daerah (Sekda) Batam Jefridin Hamid, mewakili Wali Kota Batam Muhammad Rudi, meninjau pasar sembako murah di lapangan sepak bola Baloi Permai, Senin (24/10/2022).
Pasar sembako murah ini diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam dengan menggandeng 85 distributor. “Pak Wali (Muhammad Rudi) terus berkomitmen menyediakan harga sembako murah di Batam. Pasar sembako murah ini salah satunya untuk menekan tingginya harga bahan pokok di pasar,” ujar Jefridin.
Pasar sembako murah ini digelar sebanyak 20 titik di 10 kecamatan sesuai jadwal masing-masing. Pantauan di lokasi, pasar tersebut langsung diserbu masyarakat sekitar. “Ini arahan langsung Wali Kota Batam untuk menjalankan program pengendalian inflasi,” katanya.
Adapun, sembako yang dijual di pasar sembako murah menerapkan harga distributor yang dipastikan lebih murah dibandingkan harga di pasaran. “Masyarakat silakan membeli kebutuhan sembako di sini, dengan harga yang terjamin lebih murah,” ucapnya.
Selain menggelar pasar murah, Pemko Batam juga menggandeng daerah lain seperti Tapanuli Utara dan Simalungun untuk mendatangkan komoditas cabai. “Alhamdulillah, harga cabai mulai berangsur turun dan kami juga sedang menjalin kerja sama dengan Kediri dan Lombok Utara untuk mendatangkan cabai dan kentang,” ujarnya. (MCB)

































.jpg)
















