- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Pemko Batam Gelar Rakor, Bahas Bantuan Kemensos

Keterangan Gambar : Rakor Program Bantuan Sembako Kementerian Sosial RI di tingkat Kota Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Rapat koordinasi (Rakor) Program Bantuan Sembako Kementerian Sosial Republik Indonesia (RI) di tingkat Kota Batam Tahun 2021 digelar, Jumat (8/1/2021). Tahun ini, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program yang sebelumnya dikenal Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ini sebanyak 21.293 KPM dan setiap KPM mendapat bantuan senilai Rp 200 ribu perbulan.
Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad hadir memberikan arahan dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin tersebut. Ditaja Dinsos-PM kegiatan ini turut dihadiri Bulog, perwakilan TNI Polri, perwakilan BRI, para camat, agen-agen e-Warong hingga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se-Kota Batam.
Amsakar yang juga Ketua Pengentasan Kemiskinan Kota Batam menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian pelaksanaan program BPNT Tahun 2020 lalu. Berkaca dari capaian tahun tersebut, hendaknya capaian dapat ditingkatkan lagi pada Tahun 2021 ini.
Disamping itu, ia mengingatkan agar pelaksanaan program terus dapat dilaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Amsakar tidak ingin, niat dan upaya bersama yang baik selama ini terhambat karena tidak dijalankan sesuai dengan aturan.
“Bekerjalah sesuai dengan regulasi yang ada, sesuai dengan tupoksi masing-masing,” harap dia.
Ia mengajak, tim mengutamakan layanan prima dan dibangun di atas kekompakan tim yang baik. Sesuai arahan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, identitas penerima juga harus jelas. Beberapa hal ini, Amsakar sampaikan agar bantuan tepat sasaran dan berdaya guna bagi yang menerimanya.
“Sasaran program ini, adalah masyarakat bawah. Mereka ini sudah hidupnya susah, jangan lagi untuk mendapatkan haknya juga susah. Mari kita layani sebaik mungkin. Saya yakin, apa yang bapak ibu lakukan mendapat balasan yang baik dari Allah SWT,” kata Amsakar mengakhiri arahannya.
Sementara itu, Sekda Kota Batam yang juga Ketua Tim Koordinasi Tingkat Kota Batam, Jefridin Hamid menyampaikan bahwa nilai bantuan untuk Program Sembako meningkat dibanding sebelum pandemi Covid-19 yakni dari 150 ribu menjadi Rp 200 ribu perbulan. Ia menerangkan, sesuai aturan bantuan ini memenuhi kriteria seperti karbohidrat, protein hewani maupun nabati maupun vitamin.
“Anggaran langsung masuk ke KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dan mereka belanja ke e-Warong,” ucapnya.
Ia menyebutkan, tugas tim agar memastikan pelaksanaan hingga komoditas yang akan diterima masyarakat bagus sehingga dapat dinikmati masyarakat secara baik pula. Jefridin juga mengajak tim bekerja sama sesuai dengan tupoksi masing-masing. Ia meminta jika ada masalah untuk segera didiskusikan.
“Tujuan dari bantuan sembako ini ialah mengurangi beban pengeluaran kebutuhan makanan KPM,” ucapnya.
(ril)

















































