- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
- Bupati Tinjau Rencana Pembangunan Kantor Damkar dan BPBD Sibolangit
- Aksi Bersih-bersih Bupati Anambas bersama Ketua PKK di Taman Bermadah
- TNI-Pemkab Bangun Jembatan di Tumpatan Nibung, Sumur Bor di Emplasmen Kualanamu
- Wagub Surya Tawarkan Potensi Investasi Sumut kepada Duta Besar Belgia
- Satu Langkah Satu Kolaborasi, Bobby Nasution Pacu Enam BUMD Sumut Naik Kelas
- Bobby Nasution Pastikan Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor Dibangun Kembali
- UMKM Medan Dikurasi Uniqlo, Airin Waas Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
- Rico Waas: Inovasi Jangan Sekadar Kejar Penghargaan, Harus Berdampak bagi Masyarakat
- Rico Waas Berbaur Bersama Warga di Gebyar Kemerdekaan Medan Kota
Pemkab Anambas Diskusikan Relokasi Pedagang Kaki Lima di Jembatan SP I

Keterangan Gambar : Sekda Anambas, Sahtiar saat di wawancara oleh awak media, Selasa (6/6/2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan Rapat Koordinasi Relokasi Pedagang Kaki Lima yang berada di sepanjang jalan Selayang Pandang (SP) I Tarempa.
Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas pada Selasa, 06 Juni 2023.
Rapat Koordinasi Relokasi Pedagang Kaki Lima ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar dan dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Sekda Kabupaten Kepulauan Anambas, Sahtiar mengatakan bahwa, sehubungan dengan tahap Renovasi Jalan Selayang Pandang (SP) I maka para pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang jalan tersebut akan di Relokasi ke daerah Tanjung Momong.
" Rencana Relokasi ini sudah kita bicarakan dengan teman-teman Pedagang dan mereka sudah tau, tinggal menyangkut masalah waktunya saja kapan, maka dari itu kita melaksanakan rapat ini," ucap Sahtiar usai melaksanakan rapat tersebut.
Dinas Pekerjaan Umum (PU) nanti akan memusatkan lokasi pemindahan sementara para pedagang kaki lima tersebut, dan pedagang yang membangun tempat berjualan mereka tidak boleh permanen karena sewaktu-waktu nanti akan dipindah.
" Konsep selanjutnya untuk kita buat permanen disitu, kita bicarakan nanti. Supaya selesai dulu tentang status pemanfaatan lokasi tersebut," ujar Sahtiar.
Sahtiar juga menambahkan bahwa informasi dari Dinas PU, sebulan dari sekarang adalah waktu untuk memindahkan para pedagang yang berjualan di sekitaran jalan SP I Tarempa tersebut.
Nantinya di lokasi tersebut juga akan digunakan oleh warga Desa Tarempa Timur untuk melakukan aktivitas olahraga karena mereka sebentar lagi akan mengadakan turnamen sepakbola.
" Kita juga akan membuat tempat bermain anak-anak di lokasi tersebut supaya disana itu jadi ramai pengunjung," tambah Sahtiar.(Johanda)





































_jpg.jpg)

.jpg)













