- Klarifikasi Pemko Batam: Tidak Ada Pernah Persetujuan Berjualan di ROW, Proses Penertiban Sesuai Aturan
- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
Pemkab Anambas dan Polres Gelar FGD Bahas Pariwisata

Keterangan Gambar : Pemkab Anambas dan Polres Gelar FGD membahas Pariwisata, Kamis(7/9/2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Dalam rangka Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), Polres Kepulauan Anambas menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kepulauan Anambas, pada Kamis (07/09/2023).
Adapun tema yang dibahas dalam forum diskusi ini adalah tentang "Optimalisasi Kegiatan Pengembangan Pariwisata Guna Meningkatkan Perekonomian Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas".
Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris mengatakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan menjelaskan bahwa sumber daya dan modal perlu dimanfaatkan secara optimal melalui penyelenggaraan kepariwisataan yang ditujukan untuk meningkatkan pendapatan nasional, memperluas dan memeratakan kesempatan berusaha dan lapangan kerja, mendorong pembanguna daerah, memperkenalkan dan mendayagunakan daya tarik wisata dan destinasi di Indonesia, serta memupuk rasa cinta tanah air dan mempererat persahabatan antarbangsa.
"Hal ini sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas, pariwisata adalah suatu perwujudan sebagai destinasi ekowisata bahari yang berdaya saing, berbudaya dan bersinergi mensejahterahkan masyarakat," ucap Abdul Haris.
Abdul Haris juga berharap agar wisata di Kepulauan Anambas dapat dimasukkan kedalam program destinasi nasional sehingga dapat berkembang dengan cepat.
"Untuk itu, melalui forum ini diharapkan nantinya dapat memberikan saran dan masukan serta ide-ide baru dalam rangka membantu kami Kabupaten Kepulauan Anambas dalam membangun dan mengembangkan kemajuan pariwisata yang berkelanjutan," harap Abdul Haris.
Kesempatan itu, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, via zoom mengatakan salah satu yang menjadi kewajiban kepolisian sesuai dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan yaitu dalam pasal 1 menjelaskan bahwa setiap orang yang akan melakukan kegiatan tertentu dengan tujuan wisata, wajib dilindungi keamanannya.
"Ini yang menjadikan kami dari Kepolisian Kepulauan Riau termasuk Kepolisian Resort Kepulauan Anambas ini agar dapat saling mengisi, bagaimana dan apa yang menjadi harapan dari pemerintah dalam meningkatkan sektor pariwisata," ujar Zahwani Pandra Arsyad.
Zahwani menuturkan bahwa pariwisata adalah sektor yang sangat mengikat dan dapat menarik destinasi para wisatawan nusantara dan mancanegara.
"Saya secara pribadi, walaupun anambas jauh di mata namun dekat di hati dan di hati saya tetap ingin menunjukan yang terbaik dengan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana tugas Polri yaitu harus presisi," tutur Zahwani Pandra Arsyad.
Kepariwisataan merupakan bagian itegral dari pembangunan nasional yang dilakukan secara sistematis, terencana, terpadu, berkelanjutan dan bertanggung jawab dengan tetap memberikan perlindungan terhadap nilai-nilai agama dan budaya yang hidup di masyarakat, kelestarian dan mutu lingkungan hidup serta kepentingan nasional.(Johanda)



















































