- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Musrenbang Kelurahan, Wakil Walikota Ajak Kedepankan Skala Prioritas

Keterangan Gambar : Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad (kemeja putih, berdiri) dalam acara Musrenbang tingkat kelurahan. (Foto istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan untuk dikerjakan Tahun 2022 mulai digelar. Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan hendaknya pembahasannya mengedepankan azas prioritas.
Kali ini, Kelurahan Baloi Indah Lubuk Baja menjadi kelurahan pertama yang menggelar kegiatan tersebut.
“Berdiskusilah secara baik dengan hati yang lapang, tidak ngotot tanpa arah yang berdasar pada skala prioritas atau tingkat urgensinya,” ujar Amsakar.
Ia mengingatkan, realisasi pembangunan erat dengan ketersedian anggaran. Menurut dia, sekali waktu pernah dihitung total usulan dari kelurahan mencapai Rp 9 triliun rupiah. Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batam terbatas. Sebagai contoh, APBD Batam Tahun 2022 yang diproyeksikan hanya Rp 3,1 triliun rupiah.
“Jadi tidak bisa serta merta sekaligus terkafer,” katanya.
Namun demikian, di tengah keterbatasan yang ada. Pemerintah Kota (Pemko) Batam tidak akan tinggal diam berusaha memaksimalkan segala potensi yang bisa jadi sumber pembangunan umum di Batam. Seperti mengusahakan ke pemerintah provinsi, pemerintah pusat hingga melibatkan Corporate Social Responsibility (CSR).
“Yang patut kita syukuri, sejauh ini berkat bersatu padunya kita semua, ada saja jalan pembangunan walau APBD terbatas,” imbuhnya.
Amsakar juga menyampaikan berbagai lompatan besar yang lakukan Walikota Batam, Muhammad Rudi yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam. Seperti pembenahan Pelabuhan Batuampar, Bandara Hang Nadim, pembangunan infrastruktur hingga flyover di Simpang Kepri Mall.
“Batam ini akan semakin bedelau. Kita sepatutnya berbangga menjadi warga Batam,” ucapnya, disambut tepuk tangan warga.
Dalam laporannya, Lurah Baloi Indah Ruskandar melaporkan hasil Musrenbang 2020 yang akan dikerjakan Tahun 2021 ini sebanyak 11 kegiatan. Semuanya merupakan proyek semenisasi dengan nilai 1,4 miliar rupiah.
“Selain itu Tahun 2020 walau pandemi, Baloi Indah dapat dua (2) proyek semenisasi dari Dana Alokasi Umum (DAU). Serta satu kegiatan pemberdayaan masyarakat,” terangnya.
Selanjutnya, rencana pembangunan pada Tahun 2022 tergantung pada hasil musyawarah yang berlangsung.
(ril)

















































