- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Musrenbang Kecamatan Sei Beduk, 130 Paket Kegiatan Pemko Batam Telah Dikerjakan

Keterangan Gambar : Musrenbang tingkat Kecamatan Seibeduk di Jawa Melayu 2 Seafood Restaurant, Minggu (21/2/2021).
KORANBATAM.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam melaksanakan sebanyak 130 paket kegiatan di Kecamatan Seibeduk, Batam, tahun 2021 ini. Hal ini diungkapkan Camat Seibeduk, Gufron, saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun 2022 tingkat Kecamatan Seibeduk di Jawa Melayu 2 Seafood Restaurant, Minggu (21/2/2021).
“Nikmat mana lagi yang kita ingin dustakan atas pembangunan yang dilakukan pemerintah di wilayah kita ini,” ujar Gufron.
Sementara itu, kata Gufron, untuk rencana pembangunan tahun 2022 mendatang, total usulan dari empat kelurahan di kecamatan ini mencapai 151 usulan paket kegiatan.
“Ini yang kita akan bahas, mudah-mudahan dengan gencarnya pembangunan Seibeduk semakin maju lagi ke depan,” harap dia.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memastikan pembangunan infrastruktur di wilayah pemukiman terus dilanjutkan melalui Dana Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PIK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan. Tahun ini, kata Rudi, PIK mencapai Rp 1,7 miliar, perkelurahan, yang akan ditingkatkan tahun 2022 mendatang menjadi Rp 2 miliar, sementara DAU tambahan biasanya Rp 350 juta perkelurahan.
“Saya ingin seluruh proses (pembangunan) di kelurahan selesai dengan dana ini pada 2024 mendatang,” ujar Rudi.
Bahkan ia akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dan Pemerintah Pusat terkait pembangunan di Batam.
“Saya ingin Batam ini terus berkembang,” ucapnya.
Rudi menyebutkan, tahun ini merupakan tahun emas. Pasalnya, selain menjadi walikota ia juga mejabat Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam. Berangkat dari hal ini, dua anggaran dari keduanya dapat dikolaborasikan untuk membangun Batam. Anggaran BP Batam digunakan untuk membangun infrastruktur terkait investasi.
Pada kesempatan ini, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dapat meningkatkan andil bersama membangun Batam. Menurutnya kebersamaan adalah modal yang besar mewujudkan Batam yang semakin maju.
“Mari kita kompak dan bersatu. Batam ini sedang gencar dibangun, saya juga minta bapak ibu dapat ikut meluruskan jika ada informasi yang bengkok yang beredar,” katanya mengakhiri.

















































