- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
Mau Hemat Listrik, Ayo Gunakan Lampu LED

MELAYUNEWS.COM - Penerangan listrik sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat saat ini. Namun demikian masyarakat dianjurkan untuk selalu menghemat penggunaan tenaga listrik tersebut.
Solusinya, masyarakat dianjurkan menggunakan lampu dengan tekhnologi Ling Emiting Diode (LED).
Untuk diketahui, jenis lampu tekhnologi LED memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan lampu neon biasa.
Agar penghematan tenaga listrik masif di tengah masyarakat, sebaiknya LED digunakan di gedung dan rumah tangga.
Saat ini, khusus di tengah masyarakat Kota Batam Provinsi Kepri, penggunaan lampu LED semakin banyak.
Saat ini Kementerian ESDM dengan gencar mensosialisasikan dengan program hemat energi listrik.
"Kementerian ESDM saat ini dengan gencar menyemarakan program dan sosialisasi hemat energi listrik, "ujar Koordinator Bimbingan Teknis Konservasi Energi Kementerian ESDM-RI, Eko Sudarmawan, Minggu 21 Juli 2023 di One Batam Mall.
"Mungkin sekilas ngak terasa dampaknya ya, kok lampu pakai dihemat gitu lho, tapi bila lakukan secara konsitisten bersama dengan jumlah penduduk Batam yang banyak ini pastinya tingkat penghematan akan lebih terasa, "ujar Eko Sudarmawan.
Ia mengatakan, menghemat listrik itu harus dimulai dari diri sendiri. Jika tidak ingin menyesal 15 hingga 20 tahun mendatang.
Saat ini memang katanya, tenaga listrik berlimpah. Namun demikian tetap setiap masyarakat mesti berhemat menggunakan tenaga listrik.
"Ternyata kedepanya listrik yang sekarang berlimpah tidak menjadi harapan. Namun kita tetap mengupayakan untuk menghemat listrik demi masa depan anak cucu, "ujar Eko Sudarmawan.
Eko Sudarmawan mengungkapkan, ketenagalistrikan di Indonesia saat ini bersumber dari Pembangkit Tenaga Listrik Diesel (PLTD) dan Batu Bara.
Dua sumber tenaga listrik, tersebut akan habis di masa yang akan datang. Makanya dimulai dari sekarang penghematan lenggunaan listrik.
Dengan pandangan jauh ke depan itu, Eko mengajak masyarakat menggunakan LED untuk menghemat listrik dari sekarang.
"Jika minyak habis, batu bara juga suatu saat akan habis, kalau keduanya sudah habis pakai apalagi pembangkit listrik kita. Ngak ada cara lain selain berhemat. Ayo berhemat Listrik dengan mengunakan lampu LED, "ajak Eko Sudarmawan
Senada dengan Eko, produsen Lampu King LED Sukamto menjelaskan, pihaknya melakukan projek kerjasama antara Kementrian ESDM dirancang untuk mendorong peningkatan penerapan teknologi lampu efesiensi atau LED di Indonesia.
"Rangkaian kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilakukan secara berkesinambungan. Dengan tujuan menjadi agar menjadi tuan rumah dinegeri sendiri, "ujar Sukamto.
Sukamto mengatakan sosialisasi hemat energi melalui penggunaan lampu LED ini bertujuan unruk meningkatkan kesadaran masyarakat atas hemat energ. Dan yang paling penting katanya, gunakanlah lampu LED produksi lokal atau dalam negeri.
"Harus diingat penggunaan lampu LED juga memliki tujuan utama. Yakni meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap penggunaan lampu hemat energi, khususnya lampu LED produksi dalam negeri, "imbauny
Kegiatan sosialisasi hemat energi tersebut dihadiri Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam berserta TP PKK GreenLand Kota Batam dan disemarakan perlombaan melukis bagi anak -anak. (red).
















































