- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Lokasi Penemuan Mayat di Sei Nayon Bengkong Dipasangi Garis Polisi

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Warga di Sei Nayon, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Batam, Kepulauan Riau, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang perempuan dalam kondisi terlentang di bawah ubin tengah salah satu ruko toko keramik Sinar Matahari. Lokasi penemuan mayat itu telah dipasangi garis polisi.
Di lokasi, Kamis (8/8/2024), tampak ada garis polisi dipasang memanjang di pintu teralis rolling door di Komplek Harapan Indah sebelum menuju wisata Ocarina tersebut.
Penemuan mayat seorang wanita ini sekira pukul 16.30 WIB. Sementara korban diketahui berinisial EM (41 tahun).
Setelah mendapat laporan dari masyarakat, Polsek Bengkong langsung mendatangi lokasi kejadian.
Dimintai konfirmasi, Kapolsek Bengkong, Iptu Doddy Basyir melalui Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim), Iptu Marihot Pakpahan membenarkan adanya penemuan mayat perempuan di toko keramik tersebut.
Beliau mengatakan, pihaknya menemukan ceceran darah di sekitar lokasi penemuan mayat tersebut.
Pakpahan menyatakan, belum bisa memastikan penyebab pasti kematian korban. Pihaknya masih menunggu hasil autopsi jenazah korban.
“Iya benar. Hari ini kami lakukan autopsi untuk memastikan sebab kematian (korban), dan sampai saat ini, dugaan sementara bunuh diri,” imbuhnya.
Polisi menduga korban bunuh diri. Dugaan itu diperkuat dengan adanya luka di pergelangan tangan kiri korban.
Unit Reskrim Polsek Bengkong juga menemukan bercak darah di sekitar penemuan, mulai dari pintu masuk menuju ruang tengah hingga di lokasi mayat itu ditemukan meninggal.
“(Bukti di TKP) sementara baru kami temukan bercak darah dari perjalanan sampai korban tergeletak,” tuturnya.
Sampai saat ini pihaknya masih akan melakukan penyelidikan. Sementara di lokasi penemuan jasad ini petugas menemukan pisau dapur, cutter, ponsel korban, obat-obatan dan dompet.
Inafis Polresta Barelang yang tiba di lokasi kemudian melakukan identifikasi, dan jenazah korban dibawa menggunakan mobil ambulans ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Dugaan sementara, korban murni bunuh diri, dikarenakan penyakit yang dideritanya, yakni kolestrol dan hipertensi,” tandasnya.(red)

















































