- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Komsos Dengan Pedagang, Sertu Agung Pastikan Harga Sembako Stabil Jelang Lebaran

Keterangan Gambar : Sertu Agung saat komsos dengan pedagang.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Guna memastikan stabilitas harga pangan dan stok pangan, Koramil 02/Tarempa Kodim Natuna giat pantau pasar, sebagaimana yang dilakukan oleh Sertu Agung Joko H melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di Pasar Inpres Kelurahan Tarempa Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas,
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Agung berdialog langsung dengan pedagang sembako setempat. Sertu agung mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta memastikan kondisi ekonomi di tingkat pedagang kecil tetap stabil
Dalam kesempatan itu,ia menekankan kepada para pedagang agar tetap mengikuti regulasi pemerintah terkait harga.
"Kami mengimbau para pedagang untuk tetap berpedoman pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan. Jangan sampai ada kenaikan harga sepihak yang dapat memberatkan masyarakat, terutama untuk komoditas bahan pokok," ujar Sertu Agung Joko H di sela-sela kegiatannya. Rabu (11/03/2026)
Selain masalah harga, ia juga mengingatkan pedagang untuk bijak dalam mendistribusikan barang. Ia melarang penjualan dalam jumlah besar kepada individu tertentu demi mencegah praktik penimbunan yang dapat memicu kelangkaan stok di pasar.
"Stok barang harus terjaga untuk semua warga. Kami mengajak pedagang untuk tidak melayani pembelian borongan dalam jumlah yang tidak wajar agar distribusi barang tetap merata dan tidak terjadi kelangkaan," tambahnya.
Aspek perlindungan konsumen pun menjadi perhatian utama dalam Komsos kali ini. Sertu Agung berpesan agar para pedagang lebih teliti dan rutin mengecek masa kadaluarsa barang dagangan mereka sebelum dipasarkan. Hal ini sangat penting untuk menjamin bahwa produk yang dibeli masyarakat benar-benar layak dan aman untuk dikonsumsi.
Melalui pendekatan humanis ini, diharapkan stabilitas pangan dan keamanan di wilayah Kelurahan Tarempa tetap terjaga, sekaligus mempererat hubungan emosional antara Babinsa dan warga binaannya.(Ferengki)

















































