- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
Komisi I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir Pelajari Penanganan Covid-19 di Batam

Keterangan Gambar : Sekda, Jefridin Hamid (empat dari kanan), memaparkan penanganan Covid-19 di Batam saat menerima kunjungan Komisi I DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (25/6/2021).
KORANBATAM.COM - Sekretaris Derah (Sekda), Jefridin Hamid, mewakili Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menerima kunjungan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir di Kantor Walikota Batam, Batam Center, Batam, Jumat (25/6/2021).
Dalam kesempatan itu, Jefridin menjelaskan bahwa, saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus berupaya keras untuk menekan angka penyebaran Covid-19. Karena itu pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Skala Mikro masih diterapkan.
“Kemudian juga terkait protokol kesehatan, saat ini terus ditekankan kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19,” kata Jefridin.
Selain itu, Jefridin melanjutkan, Pemko Batam saat ini juga tengah mempercepat vaksinasi untuk masyarakat Kota Batam, khususnya yang berusia di atas 18 tahun ke atas sebagai sasaran vaksinasi. Dengan vaksinasi ini diharapkan angka penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas.
Jefridin menjelaskan bahwasanya, Batam adalah salah satu kota yang memang diberikan dispensasi oleh Pemerintah Pusat agar pariwisata asing dapat segera dibuka. Namun, dengan syarat 70 persen masyarakat sasaran harus sudah divaksin.
“Kita targetkan Juli 70 persen, itu dapat tercapai sehingga travel bubble dapat segera dibuka,” ujarnya.
Untuk mencapai target tersebut, masih kata Jefridin, Pemko Batam menggelar vaksinasi di sejumlah lokasi, baik itu di perumahan-perumahan ataupun di tempat-tempat ibadah dan semua perusahaan. Termasuk juga Stadion Temenggung Abdul Jamal (TAJ) sebagai center pelaksanaan vaksinasi Covid-19.
“Saat ini capainnya sudah 36 persen, rata-rata setiap hari kita vaksin sebanyak 18 ribu orang,” katanya.
















































