- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Khatib serta Imam di Musala Nurul Hidayah Polisi, Ternyata Berpangkat Ajun Komisaris Polisi

Keterangan Gambar : AKP Mardalis saat menjadi khatib di Musala Nurul Hidayah, Kabil. (Ist)
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Shalat Jumat, 3 Oktober 2025 hari ini di Musala Nurul Hidayah dalam Komplek PT Alfamart kawasan Industri Kabil, berbeda dari biasanya. Sebab yang menjadi khatib serta imam shalat Jumat kali ini adalah polisi.
Ia adalah Ajun Komisaris Polisi (AKP) Mardalis, SH., Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Samapta Polresta Barelang, Polda Kepulauan Riau (Kepri), di Kota Batam.
AKP Mardalis tampil mengenakan seragam polisi dengan sorban hijau di bahu.
Kehadirannya menarik perhatian jamaah. Apalagi AKP Mardalis masih muda, namun memiliki suara merdu serta pengetahuan mendalam ilmu agama Islam. Maka tak heran, bacaan ayat Alquran dilantunkannya sangat fasih.
Jamaah musala Nurul Hidayah seksama menyimak isi khutbah yang disampaikan AKP Mardalis.
Sebagai penegak hukum, AKP Mardalis mengawali khutbahnya dengan menyampaikan pesan-pesan kemananan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas. Kemudian pentingnya menjaga silaturahmi serta saling tolong menolong dalam kebaikan.
Mardalis melanjutkan khotbahnya yang berjudul Mari Kembali kepada Al Quran dan Hadist.
Dia menyebut setinggi apapun pangkat dan jabatan, jika kehidupan tidak berpedoman kepada Al-Quran serta hadist maka semua itu akan sia-sia dan hanya akan melahirkan kemudhoratan.
“Jika sebagai pejabat dan pemimpin namun tidak memahami dan tak berpedoman kepada Al-Quran, maka kepemimpinannya akan menimbulkan kemudhoratan. Karena dia akan mencari keuntungan untuk diri dan kelompoknya dengan jalan yang tidak diridhoi Allah SWT,” ucapnya dihadapan jamaah Jumat yang hadir.
Menurut dia, jika kehidupan tidak didasari petunjuk dari Al-Quran maka pasti kehidupan tersebut akan jauh dari ketenangan dan kemaslahatan.
“Yang ada adalah permusuhan, pertikaian dan perpecahan. Semua itu dilarang oleh allah dalam Al-Quran, namun karena tidak memahami Al-Quran maka jadilah kita sebagai pribadi-pribadi yang keras, kasar serta tidak bisa membedakan mana yang baik mana yang buruk,” ucapnya.
Di akhir ceramahnya, Mardalis berharap semoga semua kembali kepada ajaran Alquran demi kebahagiaan semua umat di dunia maupun diakhirat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan moral dan kamtibmas melalui mimbar dakwah.
(iam/red)

















































