- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Ketua Kadin Minta Aparat Selidiki Kelangkaan BBM di Anambas

Keterangan Gambar : Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kepulauan Anambas, Nasrul Arsyad
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Permasalahan kelangkaan BBM jenis Pertalite di Kabupaten Kepulauan Anambas seakan tak pernah usai. Hal tersebut terlihat dari masyarakat yang berbondong-bondong membeli BBM jenis Pertalite di pedagang pengecer BBM yang berada disekitar kota Tarempa pada Minggu, 15 Mei 2023.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kepulauan Anambas, Nasrul Arsyad meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) yang ada di Anambas untuk menyelidiki penyebab kelangkaan BBM tersebut.
" Kita meminta APH dalam hal ini Kepolisian untuk menyelidiki penyebab kelangkaan BBM ini. Kita ingin tau apa penyebabnya, kalau ada penyelewengan mohon segera ditindak. Karena persoalan BBM merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat," ucap Nasrul.
Menurut Nasrul, persoalan kelangkaan BBM ini perlu diatasi dan dicari jalan keluarnya, agar hal seperti ini tidak terjadi secara terus-menerus. Karena jika kondisi seperti ini terus terjadi, maka akan mengganggu perputaran ekonomi dan aktifitas masyarakat.
" Jadi inti permasalahan seperti ini harus dicari apa inti penyebabnya, kan tidak mungkin baru beberapa hari saja masuk BBM tapi sudah habis. Maka, patut diduga ada permainan disini," kata Nasrul.
Sementara itu, salah satu masyarakat Kecamatan Siantan, Rohadi mengatakan, mendengar kabar akan putusnya BBM jenis pertalite di Anambas, Diapun dengan sigap membeli untuk kebutuhannya.
" Saya baru beli minyak 4 botol sejak pertalite masuk seusai kelangkaan 3 hari lalu, eh sekarang sudah habis lagi. Sebenarnya ada apa dengan distribusi BBM di Anambas ini," ujar Rohadi. (Johanda)

















































