- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Kepala Dinas Kominfo Batam Ajak Warga Bijak Menggunakan Medsos

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Batam, Azril Apriansyah.
KORANBATAM.COM - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam, Azril Apriansyah, mengajak masyarakat bijak dalam bermedia sosial. Hal itu ia sampaikan menyikapi banyaknya beredar gambar dan video korban kebakaran di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sagulung, belum lama ini.
Azril mengatakan, masyarakat diminta memahami situasi yang ada demi menjaga perasaan keluarga terkait. Ia mengaku banyak keluhan masuk ke pihaknya terkait gambar dan video korban kebakaran yang kadung tersebar di media sosial Facebook, YouTube, hingga sejumlah grup WhatsApp.
Bahkan, kata dia, beberapa video dan gambar yang diunggah tersebut menunjukkan kondisi korban yang hangus terbakar tanpa adanya sensor atau sebagainya.
“Mari sama-sama kita bijak dalam bermedia sosial. Kita juga pasti tahu mana yang patut diunggah ataupun tidak,” ajak Azril, Rabu (17/2/2021).
Azril mengaku, sosialisasi dan ajakan untuk bijak dalam bermedia sosial terus ia lakukan agar masyarakat makin memahami. Ia tak memungkiri, di era teknologi seperti saat ini, penggunaan medsos tidak bisa lagi dapat terbendung dan dihindari. Namun, dengan terus diberi pemahaman, ia berharap masyarakat makin bijak bermedia sosial.
“Perkembangan teknologi informasi begitu cepat, tinggal kita berfikir sebagai masyarakat mau menjadi pengguna medsos yang seperti apa? Jangan sampai merugikan diri sendiri dan orang lain,” kata dia.
Azril mengaku, selain untuk mencegah unggahan yang tidak perlu, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk sama-sama memerangi hoaks. Ia mengajak masyarakat memilah dan selektif dalam menerima informasi.
“Jangan sampai dapat informasi ditelan mentah-mentah dan ikut menyebarkan. Perlu diverifikasi kebenaran informasi yang ada,” katanya.

















































