- Jelang Idhul Adha, DPPP Anambas Cek Kesehatan Hewan Qurban
- Rektorat USU Ngotot Kosongkan Gereja POUK, MUKI Sumut Bongkar Bukti Sah PGI
- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
- Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional
Kapolres Anambas Ingatkan Masyarakat Waspada Angin Kencang Dan Gelombang Tinggi

Keterangan Gambar : Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., kembali mengeluarkan himbauan kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas agar meningkatkan kewaspadaan menyusul terjadinya angin kencang disertai gelombang tinggi di perairan Anambas, Minggu (12/01/2025).
AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., meminta kepada seluruh masyarakat Anambas agar tetap selalu waspada karena potensi angin kencang untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas sedang terjadi.
"Saya minta untuk masyarakat khususnya yang tinggal di pesisir pantai agar selalu waspada, sekarang angin lagi kencang dan gelombang air laut juga lagi tinggi, " ujar Kapolres.
Imbauan ini disampaikan Kapolres Kepulauan Anambas, mengingat potensi angin kencang yang sedang terjadi di Kabupaten Kepulauan Anambas, sesuai dengan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarempa.
Kapolres Kepulauan Anambas juga mengingatkan masyarakat mengenai dampak lain dari angin kencang ini, yaitu tinggi gelombang laut yang bisa mempengaruhi aktivitas transportasi laut.
"Tinggi gelombang akibat angin ini bisa mencapai 2,5 sampai 4 meter, masyarakat maupun nelayan yang ingin melakukan perjalanan laut sebaiknya menunda perjalanan hingga kondisi kembali normal," ucap Kapolres
Bagi masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar rumah, terutama di dekat pepohonan besar atau wilayah pesisir, diharapkan untuk terus memantau informasi dari pihak berwenang dan siap mengambil tindakan pencegahan.
Selain itu, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., juga meminta kepada masyarakat untuk tidak meremehkan situasi ini dan selalu waspada demi keselamatan bersama.
"Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat merupakan kunci utama dalam mengurangi risiko dan dampak buruk dari bencana alam," pungkasnya.(johanda).



















































