- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
- Bupati Tinjau Rencana Pembangunan Kantor Damkar dan BPBD Sibolangit
- Aksi Bersih-bersih Bupati Anambas bersama Ketua PKK di Taman Bermadah
- TNI-Pemkab Bangun Jembatan di Tumpatan Nibung, Sumur Bor di Emplasmen Kualanamu
- Wagub Surya Tawarkan Potensi Investasi Sumut kepada Duta Besar Belgia
- Satu Langkah Satu Kolaborasi, Bobby Nasution Pacu Enam BUMD Sumut Naik Kelas
- Bobby Nasution Pastikan Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor Dibangun Kembali
- UMKM Medan Dikurasi Uniqlo, Airin Waas Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
Kapolres Anambas Ingatkan Masyarakat Waspada Angin Kencang Dan Gelombang Tinggi

Keterangan Gambar : Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., kembali mengeluarkan himbauan kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas agar meningkatkan kewaspadaan menyusul terjadinya angin kencang disertai gelombang tinggi di perairan Anambas, Minggu (12/01/2025).
AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., meminta kepada seluruh masyarakat Anambas agar tetap selalu waspada karena potensi angin kencang untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas sedang terjadi.
"Saya minta untuk masyarakat khususnya yang tinggal di pesisir pantai agar selalu waspada, sekarang angin lagi kencang dan gelombang air laut juga lagi tinggi, " ujar Kapolres.
Imbauan ini disampaikan Kapolres Kepulauan Anambas, mengingat potensi angin kencang yang sedang terjadi di Kabupaten Kepulauan Anambas, sesuai dengan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarempa.
Kapolres Kepulauan Anambas juga mengingatkan masyarakat mengenai dampak lain dari angin kencang ini, yaitu tinggi gelombang laut yang bisa mempengaruhi aktivitas transportasi laut.
"Tinggi gelombang akibat angin ini bisa mencapai 2,5 sampai 4 meter, masyarakat maupun nelayan yang ingin melakukan perjalanan laut sebaiknya menunda perjalanan hingga kondisi kembali normal," ucap Kapolres
Bagi masyarakat yang masih harus beraktivitas di luar rumah, terutama di dekat pepohonan besar atau wilayah pesisir, diharapkan untuk terus memantau informasi dari pihak berwenang dan siap mengambil tindakan pencegahan.
Selain itu, AKBP Raden Ricky Pratidiningrat, S.I.K., M.H., juga meminta kepada masyarakat untuk tidak meremehkan situasi ini dan selalu waspada demi keselamatan bersama.
"Kesadaran dan kewaspadaan masyarakat merupakan kunci utama dalam mengurangi risiko dan dampak buruk dari bencana alam," pungkasnya.(johanda).







































_jpg.jpg)

.jpg)











