- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Iklan Judi Slot Online Marak di Media Sosial

Keterangan Gambar : Screenshoot dari media sosial. (internet).
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Maraknya kasus judi Slot online akhir-akhir ini tidak lepas dari maraknya iklan sehingga masyarakat yang memiliki media sosial sangat mudah mengakses judi slot online. Beberapa elemen masyarakat khususnya warga Batam mulai ramai membincangkan masalah ini bahkan dengan adanya postingan yang menyatakan korban judi slot online bisa menjadi salahsatu penerima Bansos dari pemerintah.
"Masalah judi slot online ini sudah tak terkontrol lagi. Jadi sebaiknya jaga diri masing-masing jangan sampai mendownload aplikasi judi online sebab akan menjadi malapetaka bagi pemainnya," ujar Ustadz Alamsyah Abubakar kepada media ini, Jumat21/6/2024).
Ustadz juga mengimbau kepada masyarakat Batam agar tidak tergiur dengan iklan yang menyatakan bisa menghasilkan uang secara cepat dan instan. Sebab tidak ada hasil jerih payah yang mudah untuk mendapatkan uang banyak secara cepat.
"Berjudi itu sudah jelas dosa, jadi jauhkan lah diri kita dari dosa terutama judi slot online yang menjanjikan memberikan uang cepat. Judi slot itu jelas tidak dibenarkan secara agama, jadi carilah uang dengan cara halal yakni bekerja dengan baik," harapnya.
Salahsatu warga sebut saja Udin(samaran, Red) mengatakan, awalnya membaca iklan judi slot online dari medsos miliknya. Kemudian dia iseng mendownload dan mendaftarkan no rekening milik temannya. Kemudian mulai melakukan pengisian saldo dan bermain judi slot online.
"Awal main pernah menang bang, kemudian kalah terus akhirnya banyak perabot rumah yang saya jual. Saat itu sempat juga ribut sama istri sehingga saya berenti main judi slot online. Saya sudah tobat bang, iming-iming menang malah kita yang kalah," ucapnya.
Dia berharap kepada pemerintah khususnya kementerian Kominfo agar memblokir akun atau iklan judi slot online sehingga tidak menambah korban bagi masyarakat awam.
" Kita berharap iklan-iklan judi slot diblokir pemerintah sehingga tidak banyak masyarakat yang menjadi korban judi slot online ini," harapnya. (Red).

















































