- Aneng Batalkan Beli Mobil Dinas, Pilih Beli Ambulan untuk Masyarakat
- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
- Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional
- Peresmian 1.061 KMP Nasional, Bobby Nasution Sebut Koperasi Jadi Penguat Ekonomi Rakyat
- PKK Anambas Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip
Iklan Judi Slot Online Marak di Media Sosial

Keterangan Gambar : Screenshoot dari media sosial. (internet).
MELAYUNEWS.COM, BATAM - Maraknya kasus judi Slot online akhir-akhir ini tidak lepas dari maraknya iklan sehingga masyarakat yang memiliki media sosial sangat mudah mengakses judi slot online. Beberapa elemen masyarakat khususnya warga Batam mulai ramai membincangkan masalah ini bahkan dengan adanya postingan yang menyatakan korban judi slot online bisa menjadi salahsatu penerima Bansos dari pemerintah.
"Masalah judi slot online ini sudah tak terkontrol lagi. Jadi sebaiknya jaga diri masing-masing jangan sampai mendownload aplikasi judi online sebab akan menjadi malapetaka bagi pemainnya," ujar Ustadz Alamsyah Abubakar kepada media ini, Jumat21/6/2024).
Ustadz juga mengimbau kepada masyarakat Batam agar tidak tergiur dengan iklan yang menyatakan bisa menghasilkan uang secara cepat dan instan. Sebab tidak ada hasil jerih payah yang mudah untuk mendapatkan uang banyak secara cepat.
"Berjudi itu sudah jelas dosa, jadi jauhkan lah diri kita dari dosa terutama judi slot online yang menjanjikan memberikan uang cepat. Judi slot itu jelas tidak dibenarkan secara agama, jadi carilah uang dengan cara halal yakni bekerja dengan baik," harapnya.
Salahsatu warga sebut saja Udin(samaran, Red) mengatakan, awalnya membaca iklan judi slot online dari medsos miliknya. Kemudian dia iseng mendownload dan mendaftarkan no rekening milik temannya. Kemudian mulai melakukan pengisian saldo dan bermain judi slot online.
"Awal main pernah menang bang, kemudian kalah terus akhirnya banyak perabot rumah yang saya jual. Saat itu sempat juga ribut sama istri sehingga saya berenti main judi slot online. Saya sudah tobat bang, iming-iming menang malah kita yang kalah," ucapnya.
Dia berharap kepada pemerintah khususnya kementerian Kominfo agar memblokir akun atau iklan judi slot online sehingga tidak menambah korban bagi masyarakat awam.
" Kita berharap iklan-iklan judi slot diblokir pemerintah sehingga tidak banyak masyarakat yang menjadi korban judi slot online ini," harapnya. (Red).



















































