- Ayub: Pelabuhan Perikanan Antang Bakal Penambah PAD Anambas
- TMMD TNI Manunggal Mulai Digelar di Desa Mubur
- Pansus LKPJ Fokus Bahas Pendapatan Asli Daerah
- Bupati Aneng Berharap Media Jaga Nama Anambas dan Berkontribusi untuk Daerah
- Abdul Hakim Sarankan Perlunya Peningkatan SDM Pengoperasian Alkes di Anambas
- Ketua DPRD Anambas: Turnamen Sepakbola Berdampak Positif Terhadap Pelaku UMKM
- Jajaran Polsek Siantan dapat Pembekalan Bahasa Inggris
- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
Gara-gara Kabel, Diduga Ditikam Tetangga Hingga Kena 20 Jahitan

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Amin Wijaya Telaumbenua (28 tahun), warga Bengkong Kodim, Kelurahan Bengkong Laut, Kecamatan Bengkong, harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis karena mengalami luka yang cukup serius pada bagian lengan kirinya.
Amin Dia diduga ditikam oleh tetangganya sendiri berinisial DK di Blok E Nomor 84, Bengkong, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Jumat (27/3/2023) lalu.
“Peristiwa ini terjadi di depan rumah korban yang bernama Amin. Dia sempat kita larikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda (RSHB), karena luka di lengan kirinya,” kata Kapolsek Bengkong, Iptu Muhammad Rizqy Saputra, S.T.K., S.I.K., M.Si melalui Kanit Reskrimnya, Ipda Anwar Aris, S.H, kepada media ini di kantornya, Sabtu (4/3).
Diterangkan Ipda Aris, awalnya korban dan pelaku sempat cekcok mulut. Penyebabnya, korban tidak terima pelaku meminjam kabel kontak yang belum dipulangkan karena barang tersebut milik orang lain.
Tidak terima dengan tindakan korban, lalu pelaku menikam korban. Akibat penikaman tersebut, korban mengalami lebih kurang 20 jahitan pada lengan kiri. Oleh istri korban, kejadian tersebut lantas dilaporkan ke Polsek Bengkong.
“Dugaan awal karena masalah stok kontak listrik yang mana pelaku belum memulangkan kepada korban. Nah terjadilah cekcok mulut antara korban dengan si pelaku, hingga berujung penikaman itu,” sebutnya.
Sejauh ini, kata dia, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena tengah mendalami motif pasti dari pelaku hingga nekat menikam korbannya.
“Kasus ini masih kami tangani dan pelaku diperkirakan berusia 39 tahun sedang kami kejar. Nanti kita sampaikan perkembangannya,”ujarnya. (red)


















































