- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Dongkrak Ekonomi Masyarakat, Rudi Komitmen Kembangkan Wisata Belakangpadang

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi saat memberi paparan dalam acara Musrenbang di Kelurahan Sekanak dan Tanjungsari, Belakangpadang, Senin (1/2/2021).
KORANBATAM.COM, BATAM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi berkomitmen mengembangkan pariwisata Belakangpadang. Sektor ini diyakini akan mendongkrak perekonomian masyarakat.
“Wisata hidup, ekonomi masyarakat juga akan hidup. Belakangpadang dijadikan destinasi andalan yang baru,” ujar Rudi, saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Sekanak dan Tanjungsari di Belakangpadang, Senin (1/2/2021).
Merujuk pada semangat inilah, Rudi mengarahkan berbagai pembangunan di pulau yang dijuluki Pulau Penawar Rindu ini. Dari peningkatan moda transportasi laut, pengembangan infrastruktur jalan yang mengelilingi pulau serta meningkatkan estetika wilayah.
“Tahun ini, jalan disini (Belakangpadang) akan kami lebarkan dan pinggir jalannya akan ditata lebih bagus. Pemerintah siapkan kapal semi roro, penambang pompong sekarang yang akan mengelolanya,” jelas Rudi.
Muara dari ikhtiar tersebut yakni meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara. Alhasil, lanjutnya, akan menstimulus pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Intinya saya ingin Belakangpadang berkembang dan masyarakatnya merasakan manfaatnya. Kami akan sekuat tenaga berbuat yang terbaik untuk mewujudkannya, tentu kami butuh dukungan dari masyarakat juga,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, Rudi juga menyampaikan perihal pembangunan yang akan dilakukan di Sekupang, yang merupakan wilayah Batam yang akan dilalui jika akan ke Belakangpadang.
Rudi menyebutkan, diantaranya yakni peningkatan jalan dari Simpang Sei Harapan hingga pelabuhan secara bertahap hingga lima lajur yang dilengkapi pedestarian dan jalur pesepeda. Juga pengembangan Kolam Sekupang.
“Secara umum Batam akan dikembangkan wisatanya. Artinya kawasan lain juga akan dikembangkan. Seperti di Nongsa, Sagulung, hingga Seibeduk dan wilayah-wilayah lainnya,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Batam, Ardiwinata menyebutkan bahwa kebijakan Wali Kota Batam yang memulai pengembangan Belakangpadang dari infrastrukturnya, sangat tepat. Konsep ini dalam pariwisata disebut aksesbilitas.
“Sedangkan komponen lain pariwisata yakni amenitas, terkait ini kami aktifkan home stay. Dan daya dukung lain banyak di pulau ini, seperti tersedianya layanan kesehatan, keamanan dan lainnya,” imbuhnya.
Pariwisata juga tidak lepas dari atraksi (pertunjukan). Komponen ini, kata Ardi, tak perlu lagi diragukan di pulau ini, dari kesenian melayu seperti gasing dan tarian hingga yang modern yang bakal dihidupkan kembali seperti Sea Eagle Boat.
Selain itu, pulau ini juga khas. Satu-satunya wilayah di Batam yang terdapat becak. Menggunakan moda ini, wisatawan dapat berkeliling pulau. Belakangpadang juga menarik karena sejarah dalam perkembangan Batam ditambah warga Belakangpadang memiliki keterikatan persaudaraan dengan orang melayu dari Negeri Jiran, Malaysia dan Singapura.
“Dan juga, kulinernya luar biasa. Contohnya, cendol, putu piring, prata, teh tarik dan makanan lainnya,” terang Ardi.
Sementara itu, Camat Belakangpadang, Yudi Admaji mengungkapkan bahwasannya pada Tahun 2020 lalu, di Belakangpadang dibangun sembilan titik lampu dari pelabuhan hingga ke Kepolisian Sektor (Polsek). Tidak hanya itu, juga bantuan boat. Dan tahun ini akan dilakukan pelebaran jalan dari Polsek hingga Kampung Baru.
“Selain itu juga pengaspalan jalan dari Kampung Baru hingga kembali lagi ke polsek. Jalan ini yang mengelilingi pulau,” terangnya.


















































