- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Diskominfotik Anambas Susun Renstra 2025-2030

Keterangan Gambar : Kadis Kominfotik Anambas, Japrizal saat memimpin rapat menyusun Renstra 2025-2030 di kantor Bupati Anambas, Jum'at( 23/5).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Kepulauan Anambas saat ini sedang menyusun Rencana Strategis (Renstra) tahun 2025-2030.
Penyusunan Renstra yang dibalut dalam forum perangkat daerah ini dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Kepulauan Anambas pada Jumat, 23 Mei 2025.
Kepala Diskominfotik Kabupaten Kepulauan Anambas, Japrizal, S.Kom., MA., mengatakan bahwa Penyusunan Renstra menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian-capaian sebelumnya, mengindentifikasi permasalahan yang ada serta menyusun langkah-langkah transformasi yang dibutuhkan agar pelayanan publik semakin efektif dan efisien.
Hal ini juga, menjadi pedoman bagi seluruh jajaran perangkat daerah dalam merumuskan arah kebijakan, program dan kegiatan yang selaras dengan visi dan misi kepala daerah serta mendukung percepatan rencana pembangunan jangka menengah dan jangka panjang.
"Penyusunan dokumen Renstra ini merupakan bagian yang sangat penting dalam surplus perencanaan pembangunan daerah," ucap Japrizal.
Menurutnya, penyusunan Renstra ini sangat membutuhkan kolaborasi aktif lintas bidang dan seluruh pemangku kepentingan. Hal itu akan menjadi kunci keberhasilan program-program suatu daerah.
"Saran dan masukan dari setiap stakeholder dan instansi terkait juga sangat kita perlukan sebagai bahan evaluasi dalam menyusun Renstra ini," sebut Japrizal.
Japrizal menyampaikan bahwa penyusunan Renstra ini akan diselesaikan hingga akhir bulan Mei 2025 ini sehingga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2030 bisa segera ditetapkan dan dilaksanakan guna mendukung visi dan misi kepala daerah.
"Proses perencanaan ini sebagai tolak ukur untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas melalui pemanfaatan teknologi informasi dan pengelolaan data yang handal sesuai visi misi kepala daerah," ujar Japrizal.
Penyebaran informasi yang cepat dan akurat juga menjadi fokus kerja Diskominfotik Anambas dalam forum satu data penyusunan Renstra ini. Dengan harapan, segala bentuk informasi bisa cepat sampai ke seluruh wilayah Anambas dan bisa dengan cepat diketahui oleh pihak luar, baik provinsi maupun pusat.
"Penyebaran informasi yang akurat juga menjadi prioritas kita, bagaimana Diskominfotik untuk menyebarkan informasi itu sampai ke wilayah-wilayah yang terpencil sehingga cepat diketahui oleh pihak luar,"kata Japrizal.

















































