- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
Disdukcapil Anambas Kejar Target Aktivasi Identitas Kependudukan Digital

Keterangan Gambar : Sekretaris Disdukcapil Kepulauan Anambas, Firman. (Dok)
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Disdukcapil terus menggesa agar aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)cepat tercapai. Sekretaris Disdukcapil Pemkab Kepulauan Anambas, Firman mengatakan, untuk pencapaian target aktivasi IKD Anambas per Desember Tahun 2024 tercatat sebanyak 3.463 yang mana target nasional itu 10.806 wajib KTP.
“Target kita 7.343 yang harus di Aktivasi. Dan secara data Anambas belum mencapai target IKD tahun 2024,"kata Firman kepada media, Kamis(23/1).
Firman juga berharap adanya kesadaran masyarakat untuk melakukan aktivasi digital kependudukan Hal ini bertujuan agar kedepannya masyarakat lebih mudah dalam hal pengurusan administrasi dan kepengurusan lainnya yang menggunakan data kependudukan.
"Kita berharap ada yang juga kesadaran dari masyarakat untuk melakukan pengurusan identitas kependudukan digital ini supaya nanti ke depan urusan administrasi yang menggunakan data kependudukan lebih mudah, " ujarnya.
Untuk mencapai target secara nasional itu disdukcapil kepulauan Anambas berencana akan lebih gencar lagi melakukan sosialisasi bahkan kemungkinan besar akan melakukan upaya jemput bola dalam melakukan pelayanan untuk identitas kependudukan digital tersebut.
"Bila perlu nanti kita upayakan lebih maksimal dan pelayanan. Bila perlu kita melakukan jemput bola atau mendatangi masyarakat agar program ini bisa secepatnya terealisasi, " katanya. (Jo/red).















































